Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Mengenal Silek Tuo, Seni Bela Diri Kuno Warisan Minangkabau

Silek Tuo, Warisan Masyarakat Minangkabau. (Ft antara)

Silek Tuo, Warisan Masyarakat Minangkabau. (Ft antara)

Masyarakat Minangkabau mewarisi sebuah seni bela diri yang indah sekaligus mematikan, dikenal sebagai Silek Tuo. Seni bela diri kuno ini menjadikan alam dan gerakan hewan sebagai inspirasi utama dalam berbagai jurusnya.

Silek Tuo, yang diwariskan secara turun-temurun, masih terus dipelajari dan dilestarikan di berbagai daerah, seperti di Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, hingga ke negeri Belanda. Salah satu tokoh besar yang dikenal mahir dalam seni bela diri ini adalah Buya Hamka.

Silek Tuo memiliki karakteristik unik, di mana gerakannya dapat lembut seperti angin namun sangat cepat dan mematikan saat menyerang, lincah seperti seekor singa. Karena efektivitasnya, ilmu silat ini juga digunakan pada masa revolusi sebagai cara bertahan atau pun menyerang.

Pada foto, para pesilat dari sasaran Sewai Marantang menampilkan aksi Silek Tuo di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat. Aksi ini menunjukkan bagaimana warisan budaya ini tetap hidup dan terus dipertunjukkan hingga kini.

Pada foto, pesilat dari sasaran Sewai Marantang menampilkan aksi Silek Tuo di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat, beberapa hari lalu. (*/rsd)

Artikel ini telah tayang di indonesia.go.id berjudul Silat Kuno Warisan Budaya Minangkabau

Exit mobile version