Lingga – Masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur dengan penuh semangat bergotong royong membuat gerbang tujuh likur dengan menggunakan lampu colok. Gerbang ini dibangun di Lapangan Bukit Kabung Kelurahan Sungai Lumpur.
Lurah Sungai Lumpur, Raja Roni menyampaikan bahwa kegiatan pembuatan gerbang ini berkat inisiatif dari Pemuda Kelurahan Sungai Lumpur. Kemudian mendapat dukungan dari seluruh Masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur.
Para pemuda tampak bahu membahu dalam pengerjaan gerbang tersebut hingga larut malam dengan menggunakan material kayu bulat atau andang bloti dan kayu ring.
Lurah Raja Roni mengucapkan terimakasih kepada pemuda di RT/RW, TP PKK, LAM, LPM, Karang Taruna, Linmas, Ormas Gagak Hitam, Kader Posyandu serta seluruh masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur yang telah mendukung kegiatan pembuatan gerbang tujuh likur tersebut.
“Saya berharap semangat dan kekompakan pemuda tetap berlanjut hingga pembangunan selesai,” ujarnya.
Raja Roni menjelaskan bahwa pembuatan gerbang ini adalah merupakan tradisi di bulan puasa, yaitu malam tujuh likur yang sudah lama ada di Kelurahan Sungai Lumpur. Untuk itu pemuda dan masyarakat ingin melestarikan kembali tradisi tersebut.
Gerbang lampu colok ini diprediksi akan menarik masyarakat lokal dari luar Kelurahan Sungai Lumpur untuk datang melihat keindahan dari gerbang lampu colok yang dibangun tersebut.
“Kami menganggap bahwa nilai tradisi pada pembuatan gerbang tujuh likur ini mempunyai nilai yang positif seperti menjalin silaturrahmi, gotong royong, kebersamaan, kekompakan, kerjasama, bersyukur atas segala rizki yang didapat, berbagi atau sedekah kue untuk yang bekerja, sehingga kami mempunyai keyakinan untuk mempertahankan budaya tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Raja Roni menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya kebersamaan dan semangat kegotong royongan antar pemuda dan masyarakat dikelurahan sungai lumpur.
Ia juga berharap agar pembuatan gerbang tujuh likur menggunakan lampuk colok ini dapat dilaksanakan secara lancar sebelum malam tujuh likur. “Kepada pemuda dan masyarakat saya berpesan agar senantiasa dapat menjalin silaturrahmi, dan semangat membangun untuk kampung kite tercinta,” harap Raja Roni. (gaf)

