Karimun, Lendoot.com – Tak lama lagi, Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 digelar. Termasuk di Kabupaten Karimun. Pilkada akan menghasilkan pemerintahan yang stabil, karena konstelasi politiknya yang akan mengawal 5 tahun ke depan.
Harapan demi harapan masyarakat pemilih terungkap dari beberapa perbincangan dengan masyarakat secara umum. Salah satunya dari sejumlah pemuda terkait harapannya terhadap kepala daerah terpilih nantinya.
“Saya inginnya, Paslon Pilkada Karimun bisa menyampaikan visi misinya, terkait strategi mengatasi masalah pengangguran, khususnya di kalangan pemuda,” ujar Andri, seorang pemuda di Karimun, belum lama ini.
Hal senada diungkapkan Rian D. Harapan bupati dan wakil bupati baru nanti yang dapat memberikan gambaran jelas terkait strategi mengatasi masalah pengangguran, akan mendapat perhatiannya.
Berikut gambaran strategi mengatasi pengangguran yang diharapkan masyarakat Karimun khususnya kepada bupati dan wakil bupati terpilih. Salah satunya, dengan peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Termasuk adanya pendidikan vokasi, yakni memperkuat pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Pelatihan keterampilan juga menyediakan pelatihan keterampilan teknis dan soft skills yang dibutuhkan pasar kerja. Kerjasama dengan dunia usaha dan dunia pendidikan juga dibutuhkan dengan membangun kemitraan antara industri dan lembaga pendidikan untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja.
Program magang dan internship dengan perusahaan juga dapat membangun kemitraan dengan perusahaan untuk menyediakan program magang dan internship bagi mahasiswa dan lulusan baru.
Insentif bagi perusahaan. Memberikan insentif bagi perusahaan yang menyerap tenaga kerja muda. Penguatan jaringan sosial dan mentoring untuk menyediakan program mentoring bagi pemuda, menghubungkan mereka dengan mentor yang berpengalaman.
Yang tak kalah pentingnya, networking. Ini akan membantu memfasilitasi kegiatan networking untuk memperluas jejaring profesional pemuda.
Nah, kebijakan yang mendukung juga dibutuhkan dari pemerintah. Di antaranya, bupati dan wakil bupati terpilih dapat menyusun kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. (*/msa)

