Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Limbah Minyak Hitam Diduga Cemari Pesisir Pantai Pulau Bintan

Limbah yang berasal dari lautan itu mencemari sebagian besar daerah pantai di Desa Teluk Bakau hingga Desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang. Atan, seorang warga sekitar mengatakan limbah tersebut selalu mencemari kawasan pesisir pulau Bintan terutama saat musim angin utara. Limbah tersebut, katanmya, diduga berasal dari tengah lautan. “Terseret arus hingga ke pantai. Bentuknya biasa gumpalan minyak,” ungkap Atan

Limbah minyak hitam yang mencemari pesisir pantai Pulau Bintan, beberapa hari lalu. (foto sijioritoday)

Bintan, Lendoot.com – Limbah minyak hitam (slude oil) diduga mencemari kawasan pesisir pantai di Pulau Bintan.

Limbah yang berasal dari lautan itu mencemari sebagian besar daerah pantai di Desa Teluk Bakau hingga Desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang.

Atan, seorang warga sekitar mengatakan limbah tersebut selalu mencemari kawasan pesisir pulau Bintan terutama saat musim angin utara. Limbah tersebut, katanmya, diduga berasal dari tengah lautan.

“Terseret arus hingga ke pantai. Bentuknya biasa gumpalan minyak,” ungkap Atan seperti dikutip dari sijoritoday, Senin (27/3/2023).

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo membenarkan limbah minyak hitam mencemari kawasan pesisir pantai Bintan.

“Informasinya hari Sabtu, cuma sudah dicek anggota sudah tidak ada lagi,” kata Riky.

Dirinya sudah memerintahakan Satpolair Polres Bintan untuk menindaklanjuti informasi itu dengan berkoordinasi bersama instansi terkait lainnya.  

“Sudah kita gerakkan Satpolair untuk berkoordinasi dengan KPLP,” timpalnya. (*/oxy)

Exit mobile version