NATUNA – Di tengah keterbatasan transportasi medis di wilayah kepulauan, kepedulian dan kehadiran personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) menjadi harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Personel Pos TNI AL (Posal) Midai, jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Ranai, membantu mengevakuasi seorang pasien rujukan agar dapat memperoleh penanganan medis lebih lanjut di RSUD Natuna.
Pasien bernama Aan (44), warga Desa Batu Belanak, Kecamatan Suak Midai, dievakuasi dari Pelabuhan Midai menuju KM Sabuk Nusantara 48 pada Kamis (29/10/2026).
Kapal tersebut menjadi sarana transportasi rujukan pasien menuju Selat Lampa sebelum melanjutkan penanganan medis di RSUD Natuna.
Dalam proses tersebut, personel Posal Midai bersama pihak terkait membantu pasien sejak dari pelabuhan hingga berhasil naik ke kapal dengan aman dan lancar.
Bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI AL terhadap masyarakat di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar, terutama ketika warga menghadapi kondisi darurat kesehatan dengan keterbatasan akses transportasi.
Pjs. Danposal Midai, Lettu Laut (T) Achmad Fatoni, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel Posal Midai tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga wilayah perairan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Menurutnya, bantuan evakuasi tersebut diharapkan dapat meringankan kesulitan warga, khususnya dalam situasi ketika akses menuju fasilitas kesehatan membutuhkan dukungan transportasi laut.
Kapal Puskesmas Keliling Laut RusakDi balik proses evakuasi itu, terdapat kendala yang dihadapi masyarakat dalam mendapatkan layanan rujukan medis.
Kapal Puskesmas Keliling Laut yang biasa digunakan untuk mengangkut pasien rujukan dilaporkan sedang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dioperasikan.
Akibatnya, penggunaan kapal reguler menjadi alternatif agar pasien tetap dapat dirujuk untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Kondisi ini menggambarkan tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, ketika jarak antarpulau dan ketersediaan sarana transportasi menjadi faktor penting dalam upaya menyelamatkan serta menangani pasien.
Dalam situasi seperti itu, sinergi berbagai pihak menjadi sangat berarti. Dukungan personel Posal Midai dalam proses pemindahan pasien menuju kapal diharapkan dapat membantu memperlancar perjalanan rujukan.
Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, Posal Midai berharap kehadiran TNI AL dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di pulau-pulau terluar dan menghadapi keterbatasan akses pelayanan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan penekanan Danlanal Ranai, Kolonel Laut (P) Yusup Yanto, M.Tr.Hanla., M.M., CTMP., agar seluruh jajaran Posal di bawah Lanal Ranai senantiasa hadir sebagai solusi atas kesulitan rakyat.
Pesan tersebut menjadi bagian dari implementasi tugas pembinaan potensi maritim, sekaligus memperkuat kedekatan TNI AL dengan masyarakat di wilayah kerja Lanal Ranai.
Bagi masyarakat kepulauan, bantuan sederhana seperti mendampingi pasien hingga naik ke kapal dapat memiliki arti besar.
Di tengah keterbatasan sarana transportasi medis, kepedulian dan kerja sama menjadi bagian penting agar warga tetap memiliki akses untuk mendapatkan penanganan kesehatan yang diperlukan. (Rap)

