Karimun – Dari 42 desa yang ada di Kabupaten Karimun, sebanyak 15 desa di antaranya mendapatkan sarana dan prasarana (Sapras) penunjang kegiatan RKDD (Ruang Komunitas Digital Desa) dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT).
Bantuan sarana prasarana berbentuk personal computer (PC) dan printer senilai Rp32 juta itu diberikan kepada desa; Lubuk, Sungai Ungar, Lebuh, Sungai Buluh, Teluk Radang, Tanjung Berlian Utara, Sawang Laut, Sawang Selatan, Jang, Selat Mendaun, Pangke, Pangke Barat, Pongkar dan Telaga Tujuh.
Secara simbolis penyerahan bantuan Sapras tersebut disampaikan Duta Digital Kabupaten Karimun Muhammad Sarih sebawai Perwakilan Kemendes PDT yang diterima langsung Sekretaris Desa Telaga Tujuh Zakiah, kemarin. Penyerahan disaksikan Kasi Kesos Kecamatan Durai Supatmi dan Ketua BPD Telaga Tujuh, Irwan Efendi.
Dalam penyerahan simbolis tersebut, Muhamad Sarih juga memaparkan terkait program desa cerdas tersebut sebagai salah satu instrumen pemerintah dalam upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau suistainable development goals (SDGs).
“Dari Kemendes PDT, program desa cerdas ini membantu desa untuk mencapai SDGs. Salah satunya dengan 6 pilar desa cerdas.”
“Sebanyak 6 pilar desa cerdas ini menjadi bagian kerja RKDD yang program kegiatannya berasal usulan dari bawah atau dari masyarakat,” papar Sarih didampingi Kader Digital Muhammad Najib di hadapan para aparatur desa dan anggota RKDD Telaga Tujuh yang hadir.
Sekdes Telaga Tujuh Zakiah mewakili Kepala Desa Azhari yang sedang tugas keluar daerah mengucapkan terimakasih dan rasa syukurnya. “Dari 43 desa, desa kami mendapatkan program ini. Terimakasih dan kami sangat bersyukur, semoga harapan warga desa kita menjadi desa cerdas tercapai,” ujarnya.
Zakiah juga meminta anggota RKDD dapat memanfaatkan Sapras tersebut untuk menunjang program-program dan kegiatan yang akan akan dilaksanakan dalam upaya melaksanakan 6 pilar desa cerdas untuk SDGs tersebut.
Sementara itu, sebanyak 14 desa lainnya sebagian besar sudah menerimanya dan sebagian lagi masih menunggu pengiriman dari Jakarta. (msa)

