Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Kecamatan Singkep Meriahkan Idul Fiti 1445 H dengan Gelar Lomba Gerbang Lampu Colok

Karimun, Lendoot.com – Festival atau lomba lampu hias eid mubarak 1444 H Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah selesai digelar. Para juri juga telah melaksanakan tugasnya melakukan penilaian. Banyak para peserta festival yang terdiri dari dua kategori lomba; yakni lampu colok dan elektrik mempertanyakan jadwal pengumuman keputusan dewan juri tersebut. Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dispar Karimun Ahadian Zulseptriadi mengatakan, pengumuman pemenang festival atau lomba lampu hias Eid Mubarak 1444 H, akhir pecan depan.

Penampakan salah satu peserta Festival Lampu Colok di Karimun, beberapa waktu lalu. (foto dok lendoot)

Lingga, Lendoot.com –  Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah di Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. gerbang lampu colok akan menghiasi kecamatan ini, mulai dari jalan utama hingga perkampungan rumah warga.

Ini setelah Kematan Singkep mengumumkan aka nada gelaran lomba gerbang lampu colok Idul Fitri 1445 Hijriah. Masyarakat tampak antusias membuat gerbang lampu colok atau lampu pelita.

Camat Singkep Agustiar mengatakan, untuk kriteria penilaian gerbang lampu colok dilihat dari keindahan dekorasi. “Apakah warga menggunakan lampu colok dengan ciri khas adat istiadat yang ada di Kabupaten Lingga,” katanya, Selasa (2/4/2024).

Dikatakannya, bagi warga yang menggunakan lampu listrik juga tidak mengurangi keindahan dari gerbang itu sendiri.

“Namun ada nilai berbeda jika menggunakan lampu colok maupun lampu listrik,” ujarnya

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada warga yang membangun gerbang lampu colok agar jauh dari kabel listrik PLN.

“Kita ingatkan juga kepada Kades dan Lurah untuk mengecek gerbang yang berdekatan dengan aliran listrik, agar lebih baik menjauhi, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya

Tradisi likuran dengan lampu colok atau pelita ini menurut sejarah agama islam sebagai penerang di malam lailatul Qadar, yang mana pada saat itu lampu pelita menjadi penerangan utama.

Kemeriahan malam likuran ini tidak hanya ramai di Dabo Singkep saja melainkan di ibu kota daik malam likuran juga sangat ramai. (amr)

Exit mobile version