Karimun, Lendoot.com – Kapal Motor (KM) Patria Meranti berangkat dari Tanjungbuton, Provinsi Riau tenggelam di perairan Pulau Patah, Moro, Kabupaten Karimun, Sabtu (30/9/2022) sekira pukul 07.00 Wib.
Kapal bermuatan barang- barang kelontong itu diinformasikan akan berangkat menuju Tanjungpinang, dan tenggelam di sekitar perairan Moro.
Kasat Polairud Polres Karimun AKP Binsar Samosir mengatakan, kapal bermuatan kelontong itu mengalami mati mesin sebelum tenggelam di Perairan Moro.
Saat mengalami mesin mati, tiba – tiba air masuk dan akibatkan kapal tenggelam.
“Bermuatan buah dan sayuran sebanyak 20 Ton dari Buton. Kapal dihantam gelombang besar dan akibatkan kapal tenggelam,” kata Binsar, Sabtu (30/7/2022).
Lebih lanjut, Binsar mengatakan, sebelum KM. Patria Meranti ( GT.26) mengalami mati mesin Nakhoda atas nama Chandra mengupayakan untuk evakuasi kapal menuju ke tepi sambil mencari pertolongan namun tidak dapat tertolong karena kuatnya air laut masuk akibat hantaman gelombang setinggi 1 meter dari arah kanan.
Beruntung, empat orang ABK kapal termasuk nahkoda kemudian dapat menyelamatkan diri setelah Tim Gabungan dari Satpolairud Polres Karimun dan Lanal Tbk serta nelayan membantu melakukan evakuasi.
Setelah mengevakuasi semua korban tersebut, Satpolairud Polres Karimun langsung menuju lokasi kejadian dan sekira jam 11.30 wib didapati KM. Patria Meranti sudah tenggelam kedasar laut.
Binsar mengatakan, bahwa kejadian Laka laut tersebut di duga murni karena cuaca buruk hingga berakibat kapal itu mengalami kecelakaan.
“Menurut keterangan korban, kerugian materi lebih kurang Rp 300.000.000, dan selanjutnya keempat korban kami evakuasi ke Tanjung Balai Karimun Kabupaten Karimun ke Kantor KKP Kelas II Tanjung Balai Karimun untuk mengecek Kesehatan ke 4 korban kapal tenggelam, dan dilanjutkan di bawa ke Sat Polairud Polres Karimun untuk dilakukan pemeriksaan tentang penyebab tenggelamnya kapal,” katanya.
Binsar juga mengimbau kepada seluruh pengguna sarana angkutan laut baik penumpang maupun kapal lainnya harus lebih mengutamakan aspek keselamatan agar terhindar hal-hal yang tidak diinginkan, karena saat ini situasi di perairan Kepulauan Riau selalu berganti-ganti dan tidak bisa kita prediksi.
“Jika terdapat informasi terjadi bencana ataupun Laka laut maka dapat memberikan informasi kepada Sat Polairud Polres Karimun,” katanya. (rko)

