Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Jarmin: Penanganan Karhutla Natuna Tak Cukup Padamkan Api, Lahan Harus Dipulihkan

NATUNA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Natuna tidak boleh berhenti setelah api berhasil dipadamkan.

Pemulihan kawasan terdampak juga menjadi bagian penting untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, saat turun langsung dalam kegiatan penghijauan di Desa Sedarat Baru, Kecamatan Bunguran Batubi, Rabu (9/9/2026).

Dalam kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI tersebut, Jarmin bersama jajaran TNI dan unsur terkait ikut menanam bibit pohon dalam gerakan penanaman 1.000 pohon.

Penanaman tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus memulihkan kawasan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.Jarmin menegaskan, penghijauan tidak boleh dipandang sebatas kegiatan seremonial.

Menurutnya, penanaman pohon harus menjadi langkah nyata untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

“Penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah nyata untuk menjaga lingkungan dan mengembalikan fungsi lahan,” ungkap Jarmin.

Ia menilai, upaya mencegah karhutla juga harus dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan tidak cukup hanya bergerak ketika kebakaran terjadi, tetapi perlu memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga hutan, lahan dan lingkungan sejak dini.

Karena itu, Jarmin mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat serta berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga kawasan hijau Natuna.

“Pencegahan karhutla tidak cukup hanya dilakukan saat terjadi kebakaran. Kesadaran menjaga lahan, hutan dan lingkungan harus dibangun secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan penghijauan juga sangat bergantung pada keberlanjutan perawatan setelah pohon ditanam. Bibit yang ditanam harus dijaga agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang.

Gerakan penanaman 1.000 pohon di Sedarat Baru diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama memulihkan kawasan terdampak karhutla sekaligus memperkuat komitmen menjaga lingkungan Natuna.

Jarmin mengajak masyarakat tidak hanya menanam pohon, tetapi juga ikut merawat dan melindungi lingkungan agar kawasan hijau tetap terjaga untuk generasi mendatang. (Rap)

Exit mobile version