Karimun, Lendoot.com – Pemadaman listrik secara menyeluruh atau blackout di Pulau Karimun, Provinsi Kepri yang terjadi di malam HUT ke-79 RI, Sabtu (17/8/2024), membuat banyak masyarakat kecewa.
Sistem kelistrikan di Tanjung Balai Karimun yang mengalami blackout sekitar tiga jam itu membuat suasana kegiatan peringatan HUT ke-79 RI, terganggu.
Khususnya para rangkaian kegiatan malam ramah-tamah antara pemerintah daerah dengan Paskibraklan Karimun yang digelar di Gedung Nasional Karimun, juga terkena imbasnya.
Manager ULP PLN Tanjung Balai Karimun Marwan Sholeh mengatakan, penyebab utama padamnya listrik menyeluruh dikarenakan terjadinya gangguan pada gardu penghubung di Bukit Carok Tebing.
Dikabarkan karena gardu yang menghubungkan pembangkit PLTD dengan PLTU terjadi gangguan sebelum disalurkan ke sistem distribusi.
“Saya memohon maaf atas ketidak yamanan yang terjadi,” jelasnya seperti dikutip dari rcmnews.com.
Setelah melakukan normalisasi, pada pukul 22.51 WIB listrik di Karimum kembali 100 persen. “Alhamdulillah, saat ini listrik sudah kembali normal 100 persen usai terjadi blackout,” ucap Marwan. (msa)

