Karimun, Lendoot.com – Terbaliknya kapal nelayan KM Mekar Sari Jaya 2 asal Karimun di Perairan Pulau Lalang Kabupaten Lingga, Selasa (1/8/2023), mendapat respon Kapolres Karimun AKBP Ryky W Muharam.
AKBP Ryky memerintahkan Kapolsek KKP IPTU Ade Putra dan Kasat Polairud IPTU Dody Basyir mendirikan posko pengaduan yang berada di pelabuhan domestik Kabupaten Karimun.
Berikut 15 awak kapal yang mengalami laka laut tersebut berangkat dari Kabupaten Karimun. Berikut nama awak kapal yang mengalami insiden di Perairan Pulau Lalang Lingga, di antaranya:
1. Santoso (Nahkoda), usia 70 tahun
2. Warjo (KKM), usia 40 tahun
3. Iwan Gunawan (KELASI), usia 40 tahun
4. Tegar Putra Pradana (KELASI), usia 21 tahun
5. Slamet Aryanto (KELASI), usia 39 tahun
6. Mahesa Sadhi Pratama (KELASI), usia 32 tahun
7. Muhlisin (KELASI), usia 46 tahun
8. Agus Zahroni (KELASI), usia 31 tahun
9. Wahyudi (KELASI), usia 22 tahun
10. Sahuri (KELASI), usia 40 tahun
11.;Wanda (KELASI) usia 19 tahun
12. Riski Nuriman (KELASI) usia 23 tahun
13. Sangka Maulana (KELASI), usia 22 tahun
14. Anwar (KELASI), usia 19 tahun
15. Dani Sugiharto (KELASI), usia 23 tahun
“Kami telah membangun posko pengaduan terhadap kejadian laka laut kapal KM Mekar Sari Jaya 2, bagi masyarakat Kabupaten Karimun yang keluarganya menjadi korban dalam kapal tersebut bisa mendatangi posko pengaduan yang telah kami bangun”, ujar Kapolres Karimun.
Sebelumnya diberitakan, Kapal sotong asal Karimun KM Mekar Sari Jaya terbalik di Perairan Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Selasa (1/8/2023) sore tadi.
Di dalam kapal terdapat 15 orang awak kapal yang bertolak dari Karimun, Senin (31/7/2023) sekitar pukul 16.30 WIB. Dikabarkan, KM Mekar Sari mengangkut perlengkapan nelayan seberat 1,5 ton.
Akibat gelombang tinggi dan angin kencang di Perairan Pulau Lalang, saat berlayar kapal tersebut menghantam gelombang tinggi. Kapal terbalik.
Peristiwa tersebut membuat 15 orang dalam kapal jatuh ke laut. Belasan awak kapal dapat diselamatkan oleh kapal yang juga satu agen dari Karimun.
Pasintel Lanal Dabo Singkep Kapten Budi mengatakan, bahwa informasi awal didapat dari Pasintel Tanjungbalai Karimun dan BPBD Lingga.
“Bahwa terdapat adanya kapal nelayan yang tenggelam di perairan Lingga,” kata Budi.
Berdasarkan arahan dari Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Faruq Dedi Subiantoro meminta untuk menyiapkan Patkamla sireder untuk mencari kapal tersebut.
“Dan kita diperintahkan komandan lanal dabo singkep untuk menyiapkan Patkamla dan sireder untuk mencari kapal tersebut,” ujarnya.
Dikatakannya bahwa namun pada saat Patkamla hendak menuju ke TKP ombak yang terlalu besar mengakibatkan kapal untuk putar balik lagi ke pelabuhan.
“Ombak cukup tinggi sehingga kita putar balik lagi. Mungkin nanti ketika ombak sudah reda kita akan coba meninjau kembali apakah belasan orang tersebut sudah dibawa ke Karimun atau belum,” jelasnya
Diketahui sebanyak 15 orang yang berada di kapal tersebut dinyatakan selamat dan telah dievakuasi menggunakan kapal AB 8 Jaya. (yud)

