Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Ikan Dingkis Langka, Harganya Meroket Jelang Perayaan Imlek

Warga menunjukkan ikan dingkis. (ft mongabay)

Lingga – Perayaan Imlek tahun ini diwarnai kelangkaan ikan dingkis di Kabupaten Lingga. Komoditas yang menjadi hidangan khas saat Imlek ini semakin sulit ditemukan di pasaran, sehingga harganya pun meroket.

Kartapatih, seorang nelayan di Pulau Singkep, mengungkapkan bahwa musim selatan menjadi salah satu penyebab utama kelangkaan ikan dingkis. “Cuaca ekstrem membuat kami kesulitan melaut dan menangkap ikan dingkis,” ujarnya.

Selain faktor cuaca, peningkatan permintaan ikan dingkis menjelang Imlek juga turut berkontribusi terhadap kelangkaan ini. “Biasanya, menjelang Imlek permintaan akan ikan dingkis selalu meningkat. Namun, tahun ini ketersediaannya sangat terbatas,” tambah Kartapatih.

Kelangkaan ikan dingkis ini berdampak langsung pada harga di pasaran. Ikan dingkis yang biasanya dijual dengan harga terjangkau, kini menjadi komoditas yang mahal. “Harga ikan dingkis bisa mencapai dua kali lipat dari harga normal,” kata seorang pedagang ikan di pasar tradisional Lingga.

Kelangkaan ikan dingkis tidak hanya berdampak pada harga, tetapi juga pada tradisi masyarakat Lingga dalam merayakan Imlek. Bagi sebagian masyarakat, ikan dingkis merupakan hidangan yang wajib ada saat perayaan Imlek.

“Kami merasa sedih karena tahun ini sulit mendapatkan ikan dingkis,” ujar [nama warga], seorang warga Tionghoa di Lingga. “Ikan dingkis sudah menjadi tradisi bagi keluarga kami saat Imlek.”

Pemerintah Kabupaten Lingga diharapkan dapat mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kelangkaan ikan dingkis, misalnya dengan memberikan bantuan kepada nelayan atau mencari alternatif sumber ikan dingkis. (gaf)

Exit mobile version