Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Ibu Muda di Dekat Pasar Teluk Uma Ditemukan Tewas Gantung Diri

Polisi sedang mengevakuasi korban gantung diri di dekat Pasr Teluk Uma Tebing, siang tadi. (ft polsektebing)

Polisi sedang mengevakuasi korban gantung diri di dekat Pasr Teluk Uma Tebing, kemarin siang. (ft polsektebing)

Karimun, Lendoot.com – Warga di sekitar Pasar Teluk Uma PN, Kecamatan Tening, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri geger dengan kejadian seorang ibu muda (RS), tewas tergantung di kamar rumahnya, Minggu (3 /10/2024) siang.

Wanita bersuami ini dikabarkan telah memiliki dua orang anak yang masih kecil-kecil. Dia diduga gantung diri di dalam kamar rumahnya.

Dari informasi yang dihimpun, RS dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar.

Kapolsek Tebing AKP Binsar mengatakan, korban ditemukan dengan kondisi leher tergantung di tali yang terikat di teralis jendela kamar rumahnya, sekitar pukul 11.30 WIB.

Alasan tidak tega melihat kondisinya RS tergantung, pihak keluarga meminta dilakukan pemotongan tali di leher korban.

“Korban ditemukan oleh anak pertamanya (laki-laki) berusia 8 tahun,” ujar AKP Binsar.

Ia mengatakan, saat kejadian suami korban sedang bekerja di salah satu perusahaan di Karimun.

Di rumah hanya ada korban dan anak pertamanya. Sedangkan anak keduanya (perempuan) masih berusia 5 tahun, berada di rumah orang tua korban yang tidak jauh dari TKP.

“Suaminya sempat menelepon korban dari pukul 10.00 WIB, tapi tidak diangkat-angkat. Kemudian si suami melakukan panggilan video dengan anaknya untuk memastikan keberadaan korban. Ketika anaknya mengangkat dan mencari ibunya, ternyata sang ibu sudah tergantung di teralis kamar dengan menggunakan tali,” sebut Binsar.

Mengetahui kejadian tersebut, suami korban langsung menelepon mertuanya yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian.

“Untuk dugaannya belum kami ketahui, saat ini masih mengambil keterangan dari saksi-saksi, dan jasad korban sudah dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk dilakukan visum,” pungkas AKP Binsar. (msa)

Exit mobile version