Lendoot.com – Banyak menghitung-hitung untuk melakukan sedekah kadang terjadi pada sebagian orang yang justeru memiliki harta berlebih daripada orang lainnya.

Itu bukan cara berfikir Islam. Dan, jika sudah berfikir demikian, maka itu adalah cara berfikir setan.

Demikian diungkapkan Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidul Qur’an LP3IA KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha saat membahas tentang sedekah.

“Itu fikirannya setan, enggak fikirannya umat islam. Itu cara berfikir setan”, tegas Gus Baha.

BACA JUGA! Waduh! Teller Cantik ini Bobol Bank BRI Capai Rp1,2 Miliar

 Gus Baha mengatakan, jika umat Islam tahu tentang keutamaan sedekah yang dijelaskan dalam hadits Nabi, maka akan berlomba-lomba melakukan sedekah.

Gus Bah juga menjelaskan salah satu hadits Rasulullah SAW tentang keutamaan sedekah.

Dalam hadits tersebut dikatakan bahwa harta yang disedekahkan adalah bentuk pengabadian harta yang sesungguhnya.

Harta kamu yang kamu makan kemudian ke WC menjadi kotoran, atau punya pakaian mewah nanti rusak, tapi ada harta yang kamu sedekahkan yaitu yang abadi sampai akhirat.

BACA JUGA! Gus Baha: Ciri Berpikir Qur’ani Adalah Kamu Mencari Sifat-sifat Allah

Oleh karenanya, tambah Gus Baha, banyak para pengusaha yang mencintainya karena diajarkan hadits tersebut.

Rois Syuriyah PBNU ini juga menyentil orang yang beranggapan sedekah akan menguras uang. Kata Gus Baha, ini adalah cara berfikir setan.

Misalnya ada pengusaha mempunyai uang sebesar Rp1 miliar, karena rawan bangkrut kemudian 50 juta disedekahkan ke masjid. Maka yang Rp50 juta tersebut yang menjadi harta abadi untuk akhirat.

“Jadi, Nabi itu mengajari sedekah itu apa? Pengabadian uang,” ucap Gus Baha seperti dilihat mantrasukabumi.com dari unggahan video di kanal YouTube Darul Muttaqin 007…***

Artikel ini telah tayang di MEDIAKEPRI.co dengan judul

Sedekah Menguras Hartamu, Gus Baha: Itu Cara Berfikir Setan