Gus Baha / ngelmu.com

MEDIAKEPRI – Amalan yang terlihat remeh dan ringan yang diamalkan setiap ada kesempatan, ternyata dapat meringankan hisab (perhitungan amal) kita di akhirat nanti.

Dalam kajian kitab dari kanal Youtube Santri Kalong, Gus Baha menyampaikan bahwa amalan ringan ini tidak semua orang mengetahuinya karena kurang populer.

Hanya saja apabila amalan ringan ini ditanamkan kepada anak-anak kita sampai keturunannya selanjutnya, Gus Baha menjamin amalan inilah yang kelak akan membantu meringankan hisab di akhirat nanti.

Maka dari itu amalkan amalan ini, yang kelak akan membantu meringankan hisab di akhirat.

BACA JUGA! Positif Aktif Covid-19 di Kabupaten Karimun Tersisa 24 Orang

“Saya pernah baca, ini benar-benar saya baca di kitab dan bukan akal-akalan belaka,” ucap Gus Baha.

“Ada seorang wali yang akan jadi wali terus sampai mati. Ketika tausiah alal ahli (agak longgar pada keluarga),” tambahnya.

Kemudian Gus Baha memberikan contoh supaya lebih bisa dipahami dan jelas maksudnya.

BACA JUGA! Febri Wakili Kepri Jadi Finalis Ajang Dendang Syair Internasional! Ayo Kita Dukung

“Misalnya begini, ini yang saya alami. Tidak usah pakai contoh orang lain,”

“Saya melatih anak saya salat. Sudah salat ‘Allahuakbar’. Dan bagi saya kalimat Allahu Akbar itu yang spesial,”

Anak saya sujud. Ya sudah membaca ‘Subhana robbiyal a’la’. Itu bagi saya spesial sekali,”

 “Tentu kalau kamu mukmin sejati. Kamu tidak usah pakai status itu anak kamu, kelak dia makan atau tidak,”

“Itu bodoh sekali kalau kau pake status itu. Ini anak saya sudah bisa melafalkan kalimat tayyiban yaitu ‘Allahuakbar’,”

BACA JUGA! Gus Baha: Itu Cara Berfikirnya Setan itu Sedekah Akan Menguras Hartamu

“Sudah bisa sujud. Ini spesial, sesuatu yang spesial harus dipertahankan. Caranya gimana?”

 Gus Baha juga memberikan cara agar anak kita kecewa dan bisa menjadi kalimat tauhidnya.

Karena apabila anak kita sudah kecewa terhadap orangtuanya, tentu inilah yang menjadikan anak kita nakal.

Selain itu, dia akan menjadi trauma dan tidak akan melafalkan kalimat tauhid lagi. Dimana kalimat inilah yang kelak akan menyelamatkan kita di akhirat nanti.

 “Minimal seorang anak jangan kecewa sama bapaknya. Kalau anak suka jajan ya belikan. Kalau suka makan enak ya makan enak,”

“Tapi ini semua itu untuk mengawal kalimat tauhid dan kebenaran-kebenaran Islam yang kamu tanamkan,”

BACA JUGA di Lendoot.com! Dr Saddam Ismail: Es Batu Untuk Biaya Perawatan Wajah Murah Meriah dan Sehat

“Jangan sampai kamu jadi kiai Zuhud yang mengekang anaknya,”

“Dia akan tumbuh menjadi anak yang nakal. Karena sejak kecil tidak mengidolakan bapaknya,”

 “Di sinilah kenapa nabi, semua nabi melonggarkan anaknya,”

“Kalau betul kamu nabi atau ulama kalimat tauhid, harus kamu jadikan kalimat yang abadi pada keturunanmu,” pungkas Gus Baha.***

Artikel ini telah tayang di MEDIAKEPRI.co dengan judul Gus Baha: Latihlah Terus Kalimat Tauhid ke Keturunanmu Akan Ringangkan Hisabmu di Akhirat