Kepri, Lendoot.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan harapan kepada Kepala Kanwil DJBC Kepri agar bisa menjalankan tugas bidang kepabeanan dan cukai di Wilayah Kepri.
Provinsi Kepri yang berada di perbatasan negara yangmemiliki geografis kepulauan, kata Gubernur Ansar, sangat riskan sebagai masuknya barang illegal atau penyelendupan barang-barang ilegal ke Kepri ini.
“Pemerintah daerah sangat membutuhkan bantuan dari bea cukai untuk mengawasi dan mengontrol di Kepri, kehadiran bea cukai bisa meminimalisir hal tersebut,” kata Gubernur Ansar.
Ini disampaikan Gubernur Ansar saat menerima kunjungan Kakanwil DJBC Kepri Priyono Triatmojo di kediaman pribadinya, KM 7, Tanjungpinang, Selasa (4/4/2023).
Pertemuan Gubernur Ansar dengan Priyono Triatmojo ini merupakan pertemuan pertama setelah Priyono Triatmojo dilantik sebagai Kakanwil DJBC Khusus Kepri pada Desember 2022 yang lalu.
Menanggapi harapan Gubernur Ansar tersebut, Priyono Triatmojo mengungkapkan jajarannya siap membantu pemerintah daerah untuk memastikan Kepri tidak menjadi pintu masuk peredaran barang-barang ilegal.
“Memang tugas bersama pak gub, kami siap bersinergi dengan pak gub untuk melakukan penertiban,” kata Priyono Triatmojo.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ansar turut didampingi Asisten II Setda Kepri Luki Zaiman, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kepri Aries Fhariandi.
Sementara Priyono Triatmojo didampingi Tri Hartana, Kabid Kepabeanan dan Cukai Abdul Rasyid, Kabid Penindakan Sarana Operasi, I Wayan Sapta Dharma, dan sejumlah pejabat teras DJBC Khusus Kepri. (*/msa)

