Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Giovanni Gronchi Politikus Katolik Pertama yang Jadi Kepala Negara Italia

Giovanni Gronchi, presiden katolik pertama di Italia. (ft wikipedia)

Giovanni Gronchi, presiden katolik pertama di Italia. (ft wikipedia)

 Giovanni Gronchi   adalah politikus Italia yang menjadi Presiden Republik Italia kedua 1955-1962, menggantikan Luigi Einaudi.

Kepresidenannya ditandai oleh upaya yang kontroversial dan gagal untuk menciptakan “keterbukaan kepada pihak kiri” dalam politik Italia.

Gronchi dilahirkan di Pontedera, Toscana, dan merupakan salah satu anggota pertama Gerakan Kristen yang didirikan imam Katolik don Romolo Murri pada 1902.

Antara 1911 dan 1915 ia bekerja sebagai guru SMU untuk mata pelajaran klasik di sejumlah kota Italia (Parma, Massa di Carrara, Bergamo dan Monza).

Pada Perang Dunia I, ia menjadi seorang relawan, dan setelah berakhirnya perang. Pada 1919 ia menjadi salah seorang pendiri Partai Rakyat Italia (PPI) yang Katolik.

Ia terpilih menjadi anggota parlemen untuk Pisa dalam kedua pemilihan parlementer pada 1919 dan 1921.

Viral Sepatu Olahraga Impor Rp10 Juta Dikenakan Bea masuk Rp31 juta, Sri Mulyani Turun Gunung

Ia menjadi pemimpin serikat buruh dalam Konfederasi Buruh Kristen Italia. Dan pada 1922-1923, ia menjadi Menteri Muda untuk Perindustrian dan Perdagangan dalam pemerintahan pertama Mussolini.

Pada April 1923, rapat nasional Partai Rakyat yang diadakan di Turino memutuskan untuk menarik semua wakil PPI dari pemerintahan.

Ia pun kembali ke peranan lamanya sebagai pemimpin serikat buruh Katolik, dan berusaha menghadapi kekerasan sehari-hari yang ditimbulkan oleh satuan-satuan fasis.

Pada 1924, setelah Luigi Sturzo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekretaris PPI, Gronchi menjadi pemimpin partai itu, bersama-sama dengan dua orang anggota “triumvirat” (tiga serangkai) lainnya, (Spataro dan Rodinò).

Gronchi terpilih kembali ke Parlemen pada tahun yang sama, lalu bergabung dalam oposisi anti fasisi dari apa yang disebut sebagai gerakan Aventine (dari bukit Roma tempat oposisi mengundurkan diri dari Parlemen).

Pada 1926 ia dipecat oleh rezim baru dari parlemen. Antara 1925 dan 1943 ia menginterupsi kariernya.

Untuk menghindarkan diri dari keharusan menjadi anggota Partai Fasis, ia juga mengundurkan diri dari posisinya sebagai guru sekolah.

 Dan juga ia mencari nafkahnya dengan mengembangkan kariernya dalam bisnis, pertama sebagai seorang penjaja dan kemudian sebagai industrialis. (***/rsd)

Exit mobile version