Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Dorong UMKM Naik Kelas, Pemko Tanjungpinang Siapkan 10 Produk Unggulan Tembus Pasar Nasional

Wali Kota Tanjungpinang dan jajaran saat menunjukkan produk unggulan Tanjungpinang yang didukung tembus pasar nasional, kemarin. (ft mctpi)

Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus mendorong produk unggulan daerah agar tidak hanya merambah pasar lokal dan regional, tetapi juga mampu menembus pasar nasional.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen membantu para pelaku UMKM memperluas jangkauan pemasaran melalui berbagai upaya promosi dan fasilitasi.

“Kemarin, tepat pada 17 Agustus, kita telah meluncurkan 10 produk unggulan daerah. Tugas pemda salah satunya mempromosikan dan memfasilitasi produk-produk ini agar bukan sekadar dijual di tingkat regional, tetapi bisa tembus ke pasar nasional,” ujar Lis, Kamis (20/8/2026).

Salah satu strategi yang disiapkan adalah membuka peluang kemitraan dengan jaringan ritel modern. Pemko Tanjungpinang berencana membahas standar kualitas dan kelayakan produk bersama manajemen Indomaret agar produk UMKM Tanjungpinang memenuhi kualifikasi pasar nasional.

Meski demikian, Lis mengungkapkan salah satu tantangan terbesar bagi pelaku UMKM adalah kapasitas dan konsistensi produksi massal. Pasar nasional membutuhkan pasokan dalam jumlah besar dan berkesinambungan.

“Kalau masuk skala nasional, tidak mungkin hanya memasok 100 atau 200 kemasan. Minimal butuh 3.000 hingga 4.000 kemasan. Oleh karena itu, kita akan memetakan UMKM mana saja yang sudah siap dan mampu berproduksi secara massal,” jelasnya.

Beberapa produk kuliner khas yang telah diluncurkan sebagai produk unggulan daerah antara lain snack otak-otak, lakse frozen, otak-otak frozen, bilis kriuk, abon tongkol, sambal gonggong, hingga abon gonggong.

Lis berharap langkah ini menjadi batu loncatan bagi UMKM Kota Tanjungpinang untuk naik kelas dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional.

“Kita ingin UMKM Tanjungpinang tidak hanya bersaing di tingkat lokal, tetapi harus bisa go national,” pungkasi Lis. (fji)

Exit mobile version