Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Disperindag Batam Tambah Kapal Penyalur LPG 3 Kg agar Pasokan dan Distribusi Aman

Memasuki Ramadan 1444 Hijriah, kekhawatiran Masyarakat Kota Batam terkait ketersediaan BBM dan gas subsidi yang langka saat Ramadan, mengingat ini terjadi di beberapa kabupaten dan kota lain di Provinsi Kepri. “Stok dan pendistribusian BBM dan LPG aman di Kepri. Kami juga telah menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 12 ribu tabung pada tanggal 21 Maret lalu bekerjasama dengan Disperindag Kota Batam,” ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria

Ilustrasi Gas 3Kilogram. (foto pertamina)

Batam, Lendoot.com – Agar pasokan dan pendistribusian LPG 3 Kg bersubsidi di Batam aman, Kepala Disperindag kota Batam Gustian Riau mengatakan akan menambah kapal penyalur gas tersebut.

”Nanti akan ada penambahan kapal penyalur gas elpiji bersubsidi dari Tanjung Uban. Penyaluran tetap dilakukan bahkan di akhir pekan, Sabtu atau Minggu,” ungkap Gustian kepada wartawan, kemarin.

Untuk Februari 2024, akan ada penambahan satu dari dua kapal yang ada untuk menyalurkan gas LPG. “Selama ini masih satu kapal,” sambung Gustian.

Pihaknya juga menyampaikan di tahun 2024, pasokan bahan bakar mencukupi. Bik itu Pertalite, Solar, maupun LPG. Tidak ada alasan lagi terkendala supply terkait kebutuhan gas untuk masyarakat di Kota Batam khususnya.

“Kami pastikan untuk tahun 2024 ini, pangkalan-pangkalan tercukupi,” terang Gustian.

Selain itu, jadwal penyaluran dari Tanjung Uban ke Batam lewat kapal akan dirutinkan setiap tiga hari sekali. Penyaluran itu juga tidak akan terbatas pada hari-hari kerja saja, melainkan juga akhir pekan.

Ia juga menegaskan bahwa kuota untuk gas dan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite, Solar, dan LPG masih sangat baik dan mencukupi. Untuk saat ini, stok LPG di Batam sendiri bisa memenuhi kebutuhan sampai 1,5 hari.

“Saat Nataru kemarin suplai bahkan kami tambah. Tapi mungkin ada beberapa pangkalan gas yang tutup karena pemiliknya libur keluar kota, jadi seolah langka padahal tidak,” jelas Gustian.

Gustian menjelaskan, sejak sosialisasi di tanggal 22 Desember 2023 lalu, pihaknya rutin memantau langsung kondisi penyaluran gas yang ada di agen-agen.

“Bersama-sama dengan Pertamina dan Hiswana Migas, Disperindag Batam bahkan kerap melakukan pengecekan rutin bersama dua sampai tiga kali sebulan,” jelas Gustian. (rst)

Exit mobile version