Karimun, Lendoot.com – Untuk mencegah penyalahgunaan senjata api (Senpi), sebanyak 67 anggota Polres Karimun harus mengikuti tes psikologi berupa konseling, profil klinis psikologi atau sosialisasi new E-mental, mapping psikologi dan tes psikologi.
Tes ini diberlakukan bagi anggota polisi pemegang Senpi dinas maupun yang akan mengajukan pinjam pakai senjata api. Kegiatan tes dilaksanakan di ruang labor SMA Negeri 2 Karimun, Kamis (8/6/2023)
Kabag Sumda Polres Karimun AKP S Binsar Samosir saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan tes psikologi dilaksanakan pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai. Kemudian kemudian tes psikologi yang dilakukan untuk mengetahui layak atau tidaknya anggota memakai dan menggunakan senjata api dinas.
“Tes psikologi terhadap anggota ini diharapkan mampu mengawasi dan mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api yang dipinjampakaikan kepada anggota personel Polres Karimun untuk mendukung tugas di lapangan,” ujar Binsar Samosir.
Binsar juga mengatakan, penggunaan senjata api dinas bukan untuk gagah-gagahan tetapi digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
“Senpi bukan untuk gagah-gagahan, tes dilakukan untuk mengetahui kecerdasan dan psikologi anggota kepolisian sehingga personel tersebut dinyatakan layak atau tidak untuk memegang senjata api,” jelas Binsar lagi.
Tes psikologi bagi personel Polres Karimun ini bekerja sama dengan bagian psikologi Biro SDM Polda Kepri yang mana kegiatan Sosialisasi PKP/E-Mental dipimpin KOMPOL Eko Pujiono, Psikolog, kegiatan Mapping Psikologi dan Tes Senpi Organik dipimpin oleh PENATA TK I Juliana Manik serta Konseling Psikologi dipimpin oleh IPDA Rahmini Ariyanti. (yud)

