Karimun – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) oleh Pemkab Karimun kini memasuki babak baru. Proyek strategis yang ditujukan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan ini dipastikan akan berlokasi di Pulau Kundur, tepatnya di wilayah Kecamatan Kundur Barat.
Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 6 hektar untuk pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Saat ini, proses legalitas lahan telah menunjukkan perkembangan yang sangat positif, di mana status lahan dilaporkan telah diterima dan penerbitan sertifikat lahan sudah hampir rampung.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Karimun Iskandarsyah, di sela-sela kegiatan sosialisasi pada rangkaian Safari Ramadan malam ke-2 yang berlangsung di Masjid Nurul Ihsan, Kampung Tanjung,
Kecamatan Tanjung Balai Kota.
“Terkait lahan, pada prinsipnya sudah bisa diterima. Tinggal sekarang kita menggesa pemenuhan persyaratan administratif lainnya seperti SK Hibah dan dokumen AMDAL,” ujar Bupati Iskandarsyah seperti rilis Diskominfo Karimun, Jumat (20/2/2026)
Lebih lanjut, Bupati menargetkan seluruh persyaratan administrasi dan kelengkapan dokumen dapat diselesaikan pada bulan Maret mendatang. Langkah ini sejalan dengan koordinasi intensif yang terus dilakukan bersama Pemerintah Pusat.
Tim verifikasi dari pusat juga telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi dan secara resmi menyatakan bahwa lahan tersebut sangat layak untuk dibangun.
Pemerintah Pusat telah berkomitmen untuk segera memulai proses konstruksi fisik begitu seluruh persyaratan administrasi dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Karimun.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi pemenuhan sarana pendidikan yang representatif di wilayah Kundur dan sekitarnya. (*/msa)

