Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Bupati Aunur Rafiq Upayakan Solusi Terbaik untuk Honorer Pendidikan dan Kesehatan

Bupati Karimun Aunur Rafiq saat sambutan di sebuag acara, pagi tadi, (ft ricky)

Bupati Karimun Aunur Rafiq saat sambutan di sebuag acara, pagi tadi, (ft ricky)

Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq terus berupaya mencari solusi terbaik bagi tenaga honorer di Kabupaten Karimun, terutama yang bekerja di sektor pendidikan.

Bupati Aunur Rafiq telah mengirimkan surat kepada Menteri PAN-RB untuk meminta perhatian khusus terhadap nasib para guru honorer yang terdampak perubahan status sekolah dari swasta menjadi negeri.

“Saya sangat memahami kesulitan yang dihadapi oleh para guru honorer ini,” ujar Bupati Rafiq. “Oleh karena itu, saya akan terus memperjuangkan hak-hak mereka agar mendapatkan kepastian status kepegawaian.”  

Sementara itu, nasib guru honorer di Kabupaten Karimun, khususnya yang bekerja di sekolah yang baru saja berubah status menjadi negeri, masih belum jelas. Mereka merasa dirugikan karena masa kerja mereka tidak diakui dan kesulitan untuk mengikuti seleksi PPPK.

Untuk itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku telah mengirimkan surat kepada Menteri PAN-RB untuk meminta solusi atas permasalahan ini. “Saya berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus kepada para guru honorer ini,” ujarnya.

 Perubahan status sekolah dari swasta menjadi negeri ternyata membawa dampak yang cukup signifikan bagi para guru honorer di Kabupaten Karimun. Banyak di antara mereka yang merasa dirugikan karena masa kerja mereka tidak diakui dan kesulitan untuk mengikuti seleksi PPPK.

“Kami berharap pemerintah dapat segera mencarikan solusi agar kami dapat terus mengabdi sebagai tenaga pendidik,” ujar salah seorang guru honorer.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aunur Rafiq juga nenyampaikan masih adanya kekurangan tenaga kesehatan ASN bagi unit pelayanan kesehatan di lingkungan Pemkab Karimun. Sementara, kecukupan SDM kesehatan menjadi sangat penting.

Apalagi, situasi perkembangan penyakit baik menular maupun tidak membutuhkan perhatian ekstra dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Beberapa UPT Puskesmas dan RSUD di pulau terluar Kabupaten Karimun akan mengalami kekurangan dokter, yang berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat,” tutur Bupati Rafiq. (msa)

Exit mobile version