Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Kabupaten Karimun Provinsi Kepri menyurati Kantor PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri terkait permasalahan listrik.
Surat tersebut merupakan langkah serius Pemkab Karimun dalam menanggapi serius oleh Pemda Karimun.
Tidak hanya sebatas menyurati, Bupati menyebut juga akan segera berangkat ke Kantor PLN wilayah Riau dan Kepri mengenai persoalan listrik yang ada di Karimun tersebut.
“Awal Juni 2022 saya akan berangkat untuk bertemu Kepala Kantor PLN wilayah Riau dan Kepri, kita kesana untuk menyampaikan sejumlah hal tentang kondisi listrik karimun saat ini,” ujar Bupati Rafiq, Rabu (18/5/2022) kemarin.
Rafiq mengatakan, alasan kedatangannya ke Kantor Induk PLN di Riau bertujuan untuk menyampaikan keluhan- keluhan masyarakat dan juga terkait meminta solusi permasalahan listrik.
Salah satu kondisi kelistrikan yang dimaksud adalah adanya defisit daya sebesar 5.000 KW yang memicu terjadinya pemadaman listrik bergilir di Karimun.
Defisit daya tersebut disebabkan oleh adanya kerusakan mesin unit 2 di PLTU Sei Batak, Kecamatan Tebing.
“Kita minta PLN pusat bisa segera menambah mesin atau melakukan peremajaan mesin karena Karimun dilanda defisit daya, sementara kebutuhan listrik masyarakat semakin meningkat,” katanya.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya untuk mendorong PLN agar kebutuhan listrik bagi masyarakat Karimun bisa terakomodir, sehingga pemadaman listrik bergilir tidak kembali terjadi.
“Dengan begitu, saya mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar mengenai kondisi kelistrikan ini. Kesabaran serta pemahaman sangat dibutuhkan atas kondisi yang terjadi saat ini,” ucap Bupati.
Bupati Karimun juga meminta masyarakat untuk mendukung dan mendoakan petugas agar bisa segera merampungkan perbaikan mesin PLTU yang mengalami kerusakan tersebut.
“Petugas-petugas di lapangan tentu sedang berupaya, mari sama-sama kita doakan agar mereka senantiasa diberikan kelancaran dan keselamatan selama melakukan perbaikan,” kata Bupati.
(rko)

