Lingga, Lendoot.com – Budidaya kerang darah menjadi salah satu usaha menjanjikan bagi Masyarakat Desa Marok Kecil.
Disebut menjanjikan karena beberapa pembudidayanya sudah melakukan penebaran bibit kerang darah tersebut. Sebanyak 1,5 ton dibeli dari seberang dengan ukuran kecil.
Pembudidaya kerang darah, Husni mengatakan ide budidaya kerang ini didapat dari Camat Singkep Selatan.“Alhamdulillah kami dapat menebar bibit kerang darah tersebut. Ini dengan memberi motivasi dan semangat dari beliau,” kata Husni, kemarin.
Husni menjelaskan, budidaya kerang darah ini tidak perlu mendapat perlakuan khusus, terutama pakan lagi. Pasalnya kerang darah ini hidupnya alami di laut dan ketika sudah masuk masa panen tinggal dipanen saja.
“Jadi budidaya kerang darah ini tidak perlu kasi pakan karena hidupnya sudah alami di laut,” ujarnya
Sementara itu, Camat Singkep Selatan, Encek Dody Kurniawan mengatakan, bahwa budidaya kerang darah ini sangat baik sekali karena kerang yang ada di laut ini setiap musim tertentu sering di ambil.
“Dan di khawatirkan suatu saat kerang tersebut bisa menjadi langka, dengan melalui budidaya ini di harapkan ekosistem kerang bisa terjaga dan menjadi penguatan ketahanan pangan serta bisa mendorong ekonomi masyarakat,” jelasnya
Budidaya kerang ini bermodalkan usaha sendiri dari bapak husni dan kawan-kawan, ia berharap usaha ini bisa di dukung oleh pemerintah dan nantinya bisa di ikuti oleh masyarakat yang lain.
“Masih banyak kekurangan dari budidaya ini dan kami usahakan dengan modal yang secukupnya dan semoga nanti bisa mendapatkan hasil panen yang optimal,” tuturnya. (*/amr)

