Lumajang, Lendoot.com – Moderasi beragama yang digembar-gemborkan secara nasional sudah terealisasi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kenyataan ini dapat dilihat dari penerapan kehiduapan sehari-hari dalam kehidupan beragama masyarakat Lumajang.
Seperti misalnya, saat pelaksanaan Salat Idulfitri, umat Nasrani, Pendeta Ishak Sutanto Latif dan Pendeta Jodi memimpin Tagana Rajawali turut serta menjaga pelaksanaan Salat Idulfitri 1444 Hijriah yang sedang dijalankan umat muslim.
Bhkan setelah pelaksanaan salat Idulfitri, Tim Tagana Rajawali juga turut membersihkan sampah yang ditinggalkan para jemaah.
“Pendeta Ishak dan Pendeta Jodi bersama saudara kami umat nasrani membantu kami ikut menjaga dan bersih-bersih sampah yang ditinggalkan oleh jemaah, terima kasih,” ungkap Bupati Lumajang Thoriqul Haq usai salat Idulfitri di Masjid KH. Anas Mahfudz Lumajang, seperti lendoot kutip dari infopublik, Senin (24/4/2023).
Bupati mengaku bersyukur dengan indahnya toleransi di Lumajang. Hal itu sesuai dengan konsep moderasi beragama yang saat ini tengah ia gaungkan demi menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lumajang.
Sementara itu, Pendeta Ishak mengungkapkan bahwa gerakan yang ia lakukan bersama TAGANA Rajawali ini sebagai bentuk penerapan moderasi beragama. Ia mengaku berterima kasih memiliki seorang pemimpin yang mampu mengayomi seluruh umat beragama di Lumajang.
“Karena beliau (Cak Thoriq, red) adalah panutan kami, moderasi beragama di Kabupaten Lumajang luar biasa,” tegasnya. (*/mrj)

