Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Belajar Selamatkan Nyawa, Siswa Sekolah Rakyat Natuna Dilatih Bantuan Hidup Dasar

NATUNA – Kemampuan memberikan pertolongan pertama menjadi pengetahuan penting yang dapat dibutuhkan kapan saja, terutama ketika seseorang menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Bekal tersebut kini diperkenalkan kepada siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Kabupaten Natuna melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Pelatihan yang digelar Sabtu (19/9/2026) tersebut diinisiasi RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani Lanud Raden Sadjad (RSAU dr. YWK Lanud RSA) dengan melibatkan tim kesehatan Lanal Ranai dan Batalyon Komposit 1/Gardapati.

Kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi. Para siswa juga diajak menyaksikan tayangan video serta mengikuti praktik secara langsung menggunakan alat peraga, sehingga mereka dapat memahami tahapan dasar pertolongan pada kondisi darurat.

Suasana pelatihan semakin interaktif ketika para siswa mendapat kesempatan mempraktikkan teknik Bantuan Hidup Dasar secara bergantian.

Melalui praktik tersebut, siswa diperkenalkan pada langkah-langkah awal yang dapat dilakukan ketika menemukan seseorang dalam kondisi kegawatdaruratan, sembari menunggu pertolongan dari tenaga medis.

Pengenalan BHD sejak usia sekolah diharapkan dapat membangun keberanian sekaligus kepedulian siswa dalam menghadapi situasi darurat.

Pengetahuan sederhana yang diberikan dalam pelatihan dapat menjadi bekal untuk mengambil tindakan awal secara tepat sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.Selain memberikan edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Pelibatan unsur kesehatan Lanud Raden Sadjad, Lanal Ranai dan Batalyon Komposit 1/Gardapati sekaligus menunjukkan sinergi tiga unsur TNI di Natuna dalam memberikan edukasi dan manfaat langsung kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda Natuna bahwa pertolongan dalam situasi darurat tidak selalu harus menunggu tenaga medis tiba.

Dengan pengetahuan dasar yang benar, seseorang dapat memiliki bekal untuk memberikan pertolongan awal secara aman sambil menunggu bantuan profesional.

Bagi para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna, pelatihan ini bukan sekadar pembelajaran di dalam kelas, tetapi pengalaman praktik yang memperkenalkan mereka pada pentingnya kepedulian, kesiapsiagaan, dan kemampuan membantu sesama ketika menghadapi keadaan darurat. (Rap)

Exit mobile version