Pegawai BC Karimun sedang mengoperasi kedai kecil pengedar rokok ilegal. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Peredaran rokok ilegal yang semakin marak di Kabupaten Karimn membuat tim Bea Cukai dari Kantor KPPBC Type Madya B Tanjung Balai Karimun dan Bea Cukai Kanwilsus Kepri, bergerak.

Upaya pencegahannya dilakukan dengan menggelar sebuah operasi dengan sandi Operasi Gempur Rokok Ilegal.

Warung-warung atau kedai-kedai kecil yang menjadi pengecer rokok ilegal di Karimun menjadi sasaran operasinya, Kamis (29/9/2022).

Kepala Kantor KPPBC Type Madya B Tanjung Balai Karimun Agung Mahendra Putra melalui Bagian Humas Winarto mengatakan, kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Demi mencegah dan memberantas peredaran rokok ilegal yang merugikan negara.

Winarto juga mengatakan dalam melaksanakan tugas, BC Karimun bersama Bea Cukai Kanwilsus Kepri melakukan Operasi Gempur Rokok Ilegal dari 12 hingga 18 September 2022 lalu.

Sasaran warung rokok yang menjadi target operasi ini di antaranya di Pulau Karimun Besar, Pulau Parit dan Pula Tulang. Termasuk Pulau Kundur, Tanjung Batu, dan juga Pulau Moro dan sekitarnya.

Di akhir operasi, BC Karimun mengamankan rokok ilegal sejumlah 16.696 batang dan MMEA ilegal sejumlah 115,44 liter dengan perkiraan nilai barang Rp25 juta. “Potensi kerugian negara sebesar Rp11 jutaan,” papar Winarto kepada wartawan. (msa)