Batam, Lendoot.com – Asosiasi Pengusaha Kapal Penumpang Indonesia (APKAPI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Ballroom Planet Holiday Hotel, Sabtu (14/9/2024).
Acara yang dibuka dengan pemukulan gong oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Dr Capt Antoni Arif Priadi, M Sc, yang diwakili Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dr Hartanto, MH, M Mar didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M Pd.
Batam yang dipercaya sebagai tuan rumah menggelar Rakernas I ini berhasil mengumpulkan seluruh pengusaha kapal penumpang di wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Ketua Umum Apkapi Jonny de Quelju dalam sambutannya, menekankan pentingnya persatuan di antara para pengusaha kapal.
“Asosiasi ini didirikan untuk mempererat hubungan antar sesama pengusaha kapal dan menjaga investasi jangka panjang. Kami ingin membantu pemerintah membuka konektivitas di seluruh Indonesia,” ungkap Jhoni.
Di Rekernas tersebut, APKAPI mempercayai seorang putra asal Kabupaten Karimun, Bainuri atau kerap disapa Bang Bay untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum).
“Terimakasih atas kepercayaan Asosiasi kepada saya, kepercayaan ini sungguh sangat membanggakan, mengingat saya adalah Putra dari Kabupaten Karimun namun bisa mendapat tempat di Kancah Nasional,” terang Bang Bay.
Dengan jabatannya tersebut, Bang Bay bersama dengan pengurus akan mengakomodir penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi keseluruh anggota Asosiasi seluruh Indonesia, secara merata dan tepat sasaran.
Sehingga tidak ada pelayanan masyarakat penyeberangan melalui laut yang terhambat kemudian juga mengeluarkan rekomendasi untuk trayek kapal penumpang sebelum izin trayek dari Direktorat Perhubungan Laut diterbitkan.
Asosiasi ini lebih mengetahui kondisi di lapangan sehingga tidak terjadi bentrokan sesama pengusaha, serta menjamin kelangsungan setiap investasi dalam usaha.
Orang nomor satu di BCorpora itu juga menjelaskan, selain mengukuhkan pengurus – pengurus asosiai tingkat nasional, kedepan asosiasi juga akan menbuka Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) berdasarkan regional kapal – kapal penumpang beroperasi.
“Ke depan kita akan membuka DPW berdasarkan regional atau daerah kapal2 penumpang beroperasi sehingga pengontrolan setiap daerah akan lebih mudah karena ada perwakilan disetiap daerah,” ungkap Bay.
APKAPI memiliki 35 perusahaan anggota dengan total 207 armada kapal yang beroperasi di seluruh Indonesia.
Jumlah ini diharapkan terus bertambah seiring dengan upaya APKAPI dalam meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pelayaran.
Acara ini juga dihadiri para pelaku usaha kapal penumpang dari seluruh Indonesia, Tigak Pejabat Direktur dari Perhubungan Laut, Kadishub Kepri, Sekretaris Kota Batam, BKI, BPH Migas, KSOP seluruh Kepri dan Riau, serta ormas dan tokoh masyarakat Kepri. (*/rst)

