Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Apel Sabuk Kamtibmas 2026, Kapolres Tegaskan Natuna Harus Bebas dari Premanisme dan Provokasi

Natuna – AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, menegaskan pentingnya menjaga Kabupaten Natuna tetap aman dan kondusif dengan menjauhkan daerah tersebut dari berbagai bentuk gangguan keamanan, termasuk premanisme, provokasi, penyebaran hoaks, hingga ancaman terorisme.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Sabuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Bhayangkara Polres Natuna, Senin (22/6/2026) pagi.

Apel dihadiri Anggota DPRD Natuna Dedi Yanto, Ketua LAM Kabupaten Natuna H. Wan Suhardi, S.E., Ketua GP Ansor Natuna Junaidi Abdilla, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Natuna Tri Agung Prawira, S.Sos, para Pejabat Utama Polres Natuna, serta sejumlah tokoh dan organisasi kemasyarakatan.

Peserta apel berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari Bhabinkamtibmas, personel Satintelkam, organisasi kepemudaan, mahasiswa, satuan pengamanan (satpam), santri, kelompok tani, komunitas sopir lori, Pramuka, Satkamling, Dai Kamtibmas hingga organisasi kemasyarakatan lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Natuna menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang menunjukkan kepedulian bersama terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Natuna.

Menurutnya, Apel Sabuk Kamtibmas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, nyaman, dan damai.

“Esensi dari Apel Sabuk Kamtibmas ini adalah meneguhkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan harkamtibmas yang kondusif. Ini juga merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita agar seluruh aktivitas masyarakat dapat berlangsung dalam situasi yang aman, nyaman, dan damai,” ujar Kapolres.

AKBP Novyan Aries Efendie menekankan bahwa situasi keamanan yang kondusif hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak bergerak bersama dalam satu tujuan. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak memberi ruang bagi tumbuhnya premanisme, tindakan anarkis, maupun paham-paham yang dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah.

Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk menolak penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, dan berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memecah persatuan.

Ia mendorong masyarakat mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan masing-masing.

Tak hanya itu, Kapolres meminta masyarakat mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan melalui Satkamling serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Kepolisian 110.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembacaan deklarasi oleh perwakilan peserta yang diikuti seluruh peserta apel. Deklarasi tersebut menjadi simbol kesiapan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Natuna.

Usai pelaksanaan apel, Polres Natuna juga menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat dengan menyalurkan bantuan beras kepada 60 peserta Apel Sabuk Kamtibmas.

Melalui kegiatan ini, Polres Natuna berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat sehingga Kabupaten Natuna tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan terbebas dari berbagai bentuk gangguan keamanan maupun provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan ketertiban masyarakat. (Rap)

Exit mobile version