Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin apel gabungan perdana pascalebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (30/3/2026).
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya transformasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Apel tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), deputi Badan Pengusahaan (BP) Batam, serta ribuan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.
Amsakar mengungkapkan, berdasarkan pantauan, sekitar 80 persen sentimen publik masih didominasi tiga persoalan utama, yakni pengelolaan sampah, pelayanan air bersih dan penanganan banjir.
Ia menegaskan, capaian di sektor lain tidak akan dirasakan masyarakat apabila tiga persoalan tersebut belum tertangani dengan baik.
“Keberhasilan di sektor lain tidak akan berarti jika masalah sampah, air, dan banjir masih terjadi. Saya minta respons cepat dan kerja nyata, bukan sekadar telaah di atas kertas,” tegasnya.
Investasi tercatat mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target. Pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan tren positif hingga 7,49 persen pada triwulan IV. Selain itu, Batam masuk dalam nominasi nasional atas keberhasilan menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Menutup apel, Amsakar mengajak seluruh pegawai Muslim melaksanakan Salat Istisqa di lokasi yang sama sebagai ikhtiar menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air baku di sejumlah waduk. Ia juga mengajak seluruh pegawai kembali bekerja dengan semangat baru usai Idulfitri.
“Selamat bekerja kembali. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

