Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Ahmad Muzani Kunjungi Kampung Nelayan Merah Putih dan Sekolah Rakyat Natuna, Negara Hadir untuk Nelayan dan Generasi Muda

NATUNA – Ketua MPR RI Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (30/9/2026).

Dalam kunjungannya, ia meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Cemaga Utara sekaligus menyambangi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 32 Natuna.

Dua lokasi tersebut menjadi bagian penting dalam agenda kunjungan Ahmad Muzani di wilayah perbatasan.

Di Kampung Nelayan Merah Putih, ia melihat langsung pembangunan sarana yang ditujukan untuk mendukung aktivitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Sementara di Sekolah Rakyat, Ahmad Muzani melihat langsung proses pendidikan sekaligus menyapa para siswa yang sedang menempuh pendidikan dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih, Ahmad Muzani menilai keberadaan berbagai fasilitas yang dibangun dapat membantu nelayan dalam mengelola hasil tangkapan, mulai dari penyimpanan hingga pemasaran.

“Lebih maju, lebih makmur. Mereka tidak lagi mengalami kesulitan tentang melelang hasil tangkapan, menyimpan hasil tangkapan, termasuk menjual hasil tangkapan,” kata Ahmad Muzani.

Menurutnya, kemudahan dalam pengelolaan hasil tangkapan diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat nelayan.Ia juga mengapresiasi kondisi fisik Kampung Nelayan Merah Putih yang dilihatnya saat kunjungan.

“Saya lihat tadi, terus terang dengan bangunan fisik yang kami lihat di Kampung Nelayan Merah Putih ini sangat bagus,” ujarnya.

Ahmad Muzani menilai pembangunan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya dalam meningkatkan taraf kehidupan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa daerah perbatasan, pemerintah dengan sungguh-sungguh meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

Ia pun menegaskan pentingnya kehadiran negara di wilayah perbatasan seperti Natuna.

“Negara benar-benar hadir di daerah perbatasan di Natuna ini,” tegas Ahmad Muzani.

Sapa Siswa Sekolah Rakyat

Dari Kampung Nelayan Merah Putih, Ahmad Muzani melanjutkan kunjungannya ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna.

Di tempat tersebut, ia tidak hanya meninjau fasilitas pendidikan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para siswa.

Suasana kunjungan berlangsung hangat ketika Ahmad Muzani menyapa dan berbincang dengan sejumlah siswa. Ia menanyakan cita-cita serta harapan mereka ketika dewasa.

Salah satu siswa yang diajak berbincang langsung adalah Safril, Ahmad Muzani juga berbincang dengan Ninik Safitri, siswi Sekolah Rakyat yang memiliki cita-cita menjadi dokter.

Kepada para siswa, Ahmad Muzani berpesan agar kesempatan memperoleh pendidikan di Sekolah Rakyat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Anak sekalian, belajarlah dengan baik karena tidak semua anak di Indonesia bisa bersekolah di Sekolah Rakyat,” pesannya.

Ia meminta para siswa untuk rajin belajar, mengikuti arahan guru, serta tidak ragu bertanya apabila ada pelajaran yang belum dipahami.

“Sekolah dengan rajin. Ikuti arahan para guru. Apa yang disampaikan guru diikuti, rajin bertanya ke guru dan rajinlah beribadah,” ujarnya.

Ahmad Muzani juga mengingatkan para siswa untuk terus berdoa dalam mengejar cita-cita.

“Kalau kita rajin berdoa, insyaallah apa yang kita harapkan dikabulkan,” katanya.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Muzani sebagai bentuk dorongan kepada para siswa agar memiliki semangat belajar dan keberanian untuk menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.

180 Siswa, Investasi SDM Masa Depan

Ahmad Muzani menyebut Sekolah Rakyat di Kabupaten Natuna saat ini diikuti sekitar 180 siswa yang berasal dari jenjang SD, SMP, dan SMA.Para siswa tersebut berasal dari Kabupaten Natuna, dengan mayoritas merupakan anak-anak dari keluarga yang berada pada kelompok desil 1 dan desil 2.

Menurut Ahmad Muzani, ia melihat semangat yang besar dari para siswa untuk belajar dan memperbaiki masa depan.

“Mereka bersemangat untuk belajar, mereka bercita-cita menjadi orang yang lebih baik dari taraf hidup yang sekarang ini,” ungkapnya.

Ia menilai keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.

“Ini adalah bagian dari cara untuk mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia masa depan. Ini adalah investasi jangka panjang yang harus sabar, tekun, dan harus dilakukan dan dijalani oleh negara,” tuturnya.

Karena itu, Ahmad Muzani berharap para siswa dapat memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah tersedia dengan sebaik-baiknya sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan mampu meraih cita-cita.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan pendamping yang selama ini mendampingi serta mendidik para siswa.

“Terima kasih para guru dan pendamping yang selalu sabar mendidik anak-anak,” katanya.

Bagi Ahmad Muzani, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan keberadaan Sekolah Rakyat memiliki tujuan yang saling berkaitan, yakni menghadirkan dukungan negara bagi masyarakat, baik melalui peningkatan kesejahteraan maupun pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pembangunan di wilayah perbatasan tidak hanya menyentuh aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga diarahkan pada pendidikan generasi muda sebagai bagian dari investasi masa depan Indonesia. (Rap)

Exit mobile version