Suasana pelantikan KNPI Kepri. (ddh)

Karimun, Lendoot.com – Terjadinya dualisme di tubuh DPD KNPI (Kominte  Pemuda Nasional Indonesia) Kabupaten Karimun, menjadi perhatian Bupati Aunur Rafiq.

Saat sambutan acara Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD KNPI Kabupaten Karimun di Hotel Aston Karimun, Sabtu (6/8/2022) sore, Aunur Rafiq turut menyoroti dualisme kepengurusan KNPI tersebut.

“Inilah dalam era demokrasi yang harus dihormati perbedaan-perbedaan pendapat yang merupakan anugerah. Tapi bagaimana perbedaan-perbedaan bukan sebuah perpecahan di antara kita tapi justeru menjadi kekuatan yang dapat disatukan, termasuk yang terjadi di Kabupaten Karimun,” ujar Rafiq.

Diketahui beberapa pekan ini, muncul dua kubu dalam organisasi KNPI Kabupaten Karimun. Masing-masing kubu menggelar Musda VI di waktu dan tempat berbeda.

Kubu pertama menggelar Musda pada, Sabtu 6 Agustus 2022 di Ballroom Hotel Aston Karimun. Sedangkan, kubu kedua melaksanakan musda besok, Minggu 7 Agustus 2022 di Gedung Nasional Karimun.

Meski terjadi perbedaan-perbedaan tersebut, setelah Musda baik tingkat provinsi maupun kabupaten akan konsolidasi untuk menyatukan.

“Kalau memang tidak bisa satukan, berjalanlah beriring, menjadi teman, menjadi rekan. Kita tidak bisa nentukan siapa yang sah siapa yang diakui. Karena memang dari pusat sampai ke daerah terjadi hal demikian,” katanya.

Yang paling terpenting sambung Rafiq, bagaimana kedepan bisa berbuat dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*/msa)