Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 103 Perkara permohonan nikah dispensasi Pengadilan Agama (PA) Karimun selama tahun 2020.

Seperti diketahui, Permohonan nikah yang dispensasi dengan beberapa alasan, antara lain, hamil diluar nikah dan ketidaktahuan masyarakat terkait usia anak perempuan yang menikah.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Karimun M Andri Irawan mengatakan, dari 103 perkara yang mendukung pihaknya, 60 persen diantaranya dipicu karena hamil di luar nikah.

“Di tahun 2020 kita catat 103 perkara masuk. Sekitar 60 persen itu dipicu oleh hamil di luar nikah,” kata Andri Irawan baru-baru ini.

Menurutnya, saat ini pergaulan bebas dilakukan oleh anak- anak gadis di Karimun sangat memprihatinkan. Dimana, pergaulan bebas itu berujung terhadap perzinaan, hingga hamil.

“Tidak bisa kita hilangkan, faktor pergaulan bebas anak-anak kita, mereka melakukan perbuatan tercela, berzina sebelum menikah yang berujung hamil di luar nikah,” kata Andri.

Ia menyebutkan, untuk memberikan kepastian hukum kepada anak yang tengah dikandung, akhirnya pengadilan memberikan dispensasi atas oengajuan permohonan njkah dispensasi itu.

Selain faktor hamil duluan, faktor lain faktor kehamilan perkara pengajuan permohonan nikah dispensasi di Karimun dikatakan Andri disebabkan oleh ketidaktahuan masyarakat perempuan boleh menikah.

Menurutnya, aturan- undangan menyebutkan usia perempuan boleh menjkah minimal 16 tahun. Namun aturan tersebut kemudian berubah di mana perempuan yang diizinkan nikah yakni minimal 19 tahun.

“Aturan ini tidak diketahui masyarakat, apalagi di daerah tertentu nikah usia dini 16 tahun mungkin sudah menjadi tradisi seperti Kepulauan Moro, Tanjung Batu dan sebagian daerah Tanjung Balai Karimun ini,” katanya.

Menurutnya, dibandingkan tahun 2019, angka perkara permohonan nikah dispensasi yang melayani PA Karimun tahun 2020 meningkat dengan tajam.

Tahun 2019, perkara nikah dispensasi yang melayani PA Karimun baru sebanyak 51 perkara atau meningkat 100 persen pada tahun 2020.

“Hampir sama dengan tahun 2020, faktor permohonan nikah dispensasi ke PA Karimun tahun 2019 juga dominan disebabkan karena hamil duluan,” katanya. (rko)