Prosesi vaksin dan pendaftaran vaksin Covid-19 yang mendaftar secara manual. Kini mendaftar vaksin lebih mudah dengan aplikasi PeduliLindungi. Suasana vaksinasi di Karimun, belum lama ini. (msarih)

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 20 Warga Binaan Rumah Tahanan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun jalani pemeriksaan urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun, Selasa (22/6/2021).

Pemeriksaan urine itu merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Anti Narkoba (HANI) tahun 2021. Dan sekaligus langkah pencegahan peredaran narkoba di dalam Rutan.

Pengecekkan urine tersebut berlangsung secara acak dengan mengumpulkan seluruh warga binaan kasus narkoba di Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun.

Kepala Rutan kelas II Tanjungbalai Karimun Dody Naksabani, mengatakan alasan mengapa pemeriksaan urine ini menyasar para warga binaan adalah untuk memastikan lingkungan Rutan bersih dari adanya pengunaan narkotika.

“Jadi begitu kita selalu bersinergi dengan BNN untuk melakukan penindakan-penindakan. Yang mana juga ini intruksi langsung dari Presiden,” kata Dodi, Selasa (22/6/2021).

Dody mengatakan, selain pengecekkan urine, Rutan Karimun juga telah melakukan langkah preventif dengan berbegai cara untuk mencega adanya ruang terhadap pengguna narkoba.

“Dari 20 sampel urine para warga binaan yang diambil, semua dinyatakan negatif menggunakan narkotika. Alhamdulillah semua negatif,” katanya..

Sementara Kepala BNN Karimun Eryan menyebut pemeriksaan urine ini juga sejalan dengan intruksi Presiden nomor 2 tahun 2020 tentang rencana aksi nasional Pencegahan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN).

“Nah untuk itu sasaran berdasarkan koordinasikan maka kita lakukan terhadap para warga binaan,” jelasnya.

Eryan juga mengapresiasi Rutan Karimun atas kerjasamanya bersama BNN dalam memutus mata rantai penyebaran narkoba, termasuk di dalam Rutan Karimun.

“Kami berikan apresiasi sebesar- besarnya. Kita juga sudah melakukan MoU bersama Rutan dalam hal pencegahan narkoba,” katanya.

(Rko)