Karimun, Lendoot.com – Pemilik toko Emas Naura, Novi Mulyadi (30) di pasar Puan Maimun Blok A lantai dasar nomor 48 Tanjungbalai mengatakan yang mengetahui tokonya pertama kali telah dibobol maling adalah adeknya bernama Ridho.

“Pertama tahu tadi pagi sekira pukul 7.30 WIB, pas adek saya mau buka toko, ternyata gembok lama sudah diganti karena pas dibuka kuncinya sudah tidak bisa dipakai,” kata Novi Mulyadi dengan raut wajah yang hanya dapat terlihat lemas mengetahui toko emasnya telah dibobol maling, Kamis (13/4/2017).

Sementara untuk barang yang hilang dan total kerugian yang dialami, Novi Mulyadi memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan untuk emas yang hilang kurang lebih 300 gram emas batangan 15 gram, perak dua kilogram dan batu mulia sebanyak 50 kilogram dari berbagai jenis.

“Kalau kerugian diperkirakan ratusan juta, emas aja ada 300 gram, perak dua kilogram dan batu mulia dari berbagai jenis ada 50 kilogram,” ucapnya.

Dari pantauan dilokasi, dua tabung gas dan martil yang diduga digunakan pelaku untuk membobol brangkas toko ditinggal pelaku didalam toko. (ian)