Ini dia waria dan tukang ojek yang mengamuk di Hotel Horizon Karimun, dinihari tadi . (ian)
Ini dia waria dan tukang ojek yang mengamuk di Hotel Horizon Karimun, dinihari tadi . (ian)

Karimun, Lendoot.com – Sebaaiknya tidak main-main dengan waria. Apalagi sudah terlanjur booking atau menyewanya lalu Anda batalkan sepihak, maka bisa jadi Anda bernasib seperti yang dialami Aliang.

Cerita berawal dari Aliang yang bekerja sebagai room boy di Hotel Horizon Karimun, memfasilitas tamunya yang membutuhkan jasa pijat.

Kemudian, Aliang mencari tukang pijit melalui aplikasi WeChat dengan menggunakan ponselnya. Dapatlah Aliang seorang tukang pijat waria, bernama Amri.

Merasa mendapatkan bookingan dari Aliang, kemudian Amri diantar seorang temannya Jonathan berangkatlah ke Hotel Horizon Karimun. Sesampainya di hotel, Amri tidak dibukakan pintu tamu yang disebut oleh Aliang.

“Korban bekerja sebagai room boy hotel Horizon mendapatkan nomor telepon Amri dari aplikasi We Chat. Yang mana dalam percakapan di aplikasi tersebut saudara Amri yang waria mengaku bekerja sebagai tukang pijat,” jelas Kapolsek Tanjung Balai Karimun, AKP Lulik Febryantara kepada Lendoot.com.

Setibanya Amri di hotel, Aliang yang diminta tamu hotelnya, membatalkannya secara sepihak. Merasa bookingan dibatalkan sepihak itulah, Amri dibantu Jonathan akhirnya mengamuk di hotel tersebut.

Setelah Aliang berhasil dijumpai, Amri meminta pertanggungjawaban Aliang. Amri dan Jonathan lalu mendatangi Aliang dengan emosi. Keduanya melakukan pemaksaan dan mengambil uang serta satu unit ponsel merk Iphone 4 milik Aliang sebagai ganti ruginya.

 Setelah mendapat laporan, jajaran Polsek Tanjungbalai Karimun mengamankan seorang Amri Jonathan, Minggu (5/3/2017) dinihari tadi atau sekira pukul 04.00 WIB.

Keduanya diduga kuat telah melakukan tindak pencurian dan kekerasan (curas) dengan modus pijit online terhadap seorang room boy hotel bernama Aliang alias Toni.

Akibat perbuatannya, Amri dan Jonathan tersebut mendekam di sel tahanan Mapolsek Balai Kairmun. Keduanya terancam hukuman yang tertera dalam pasal 365 KUHP tentang pencurian dan pemberatan.

“Mereka diamankan sekira pukul 04.00 WIB. Keduanya terduga pelaku tindak pidana Curas dengan modus “pijit online” di Hotel Horizon seputaran Jalan Nusantara Tanjung Balai Karimun,” ucap Lulik. (sjs)