Tim Inafis dari Polres Karimun sedang melakukan identifikasi pada tubuh korban gantung diri (Istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Rabu (29/8/2017) pagi buta sekira pukul 03.14 WIB, warga di Sei Lakam Timur Kecamatan Karimun, geger.

Dari informasi beredar, di sebuah rumah di belakang Masjid Ibadurrahman Kelurahan Sei Lakam Timur ditemukan seorang perempuan yang diduga gantung diri. Nama korban diidentifikasi sebagai Suzana (33), warga RT 001 RW 003 kelurahan tersebut.

Kejadian ini awalnya diketahui Joni (belum diketahui hubungannya dengan korban). Joni terbangun dan hendak ke kamar mandi dan melihat korban sudah tergantung di kayu bloti dengan terikat tali.

Joni berteriak meminta tolong kepada tetangga rumah. Setelahnya, datang Martini, seorang tetangganya. Martini berinisiatif masuk ke rumah korban dan menurunkan korban serta melepaskan korban dari gantungan tali.

Martini melihat korban sudah di lantai dalam keadaan tidak bernyawa. Kemudian Martini memanggil tetangga lainnya dan kemudian beberapa warga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karimun

Dari kejadian ini, barang bukti yang ditemukan berupa; tali tambang nilon dengan panjang lebih kurang 3 meter, sebuah ember plastik bekas oli dan sebuah boneka.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara saat dikonfirmasi Lendoot.com mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh suami korban bernama Joni.

“Sekira pukul 03.14 WIB suaminya terbangun mau ke kamar mandi dan kemudian Ia melihat korban sudah tergantung di kayu bloti dengan terikat tali,” kata Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara.

Lulik menambahkan, berdasarkan dari hasil visum yang dilakukan, di temukan tanda kekerasan bekas jeratan tali tambang, sedangkan dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, jadi korban ini murni meninggal karena gantung diri,” ucap Lulik. (ian/sjs)