Ilustrasi balap liar. (istimewa)
Ilustrasi balap liar. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Keberadaan balapan liar yang dilakukan bukan pada tempat semestinya, mendapat keluhan masyarakat setempat. Kepada Lendoot.com, warga setempat meminta agar pihak kepolisian setempat menertibkannya.

“Assalamualaikum pak. Tolong anak-anak yang kumpul-kumpul di Jalan Poros itu dipantau. Mohon sampaikan ke pak polisi agar ditertibkan karena sangat mengganggu kenyamanan warga dan pengendara lain,” kata seorang warga kepada Lendoot.com, siang tadi.

Warga yang enggan disebut nama tersebut mengatakan, rata-rata anak-anak yang terlibat dalam aksi tersebut masih di bawah umur, masih seusia siwsa SMP. “Anak-anak itu masih SMP. Mereka standing di Poros dari taman kota sampai SPBU. Mengerikan pak,” kata warga tersebut.

Warga lainnya, dalam pesan singkat kepada lendoot.com juga mengungkapkan hal senada. “Tolong beritakan masalah anak-anak lomba haram (balap liar-red) dekat Jalan Poros itu pak.Kami yang tinggak kat sini sangat terganggu,” kata seorang ibu kepada Lendoot.com melalui pesan elektroniknya.

Si ibu yang namanya juga minta dirahasiakan itu mengatakan, aksi ABG tersebut hingga tengah malam, sementara aksi kendaraan roda dua yang dimodifikasi ABG tersebut sangat mengganggu kenyamanan warga setempat.

“Sampai tengah malam. dan memekakkan lubang telinge. Belum lagi dia numpang parkir di depan rumah warga dgn bunyi motor yang dah tak knalpot. Tolong pak, kami merasa terganggu,” ujar si ibu.

Sebelumnya, ABG yang melakukan aksi balap motor liar di Jalan Jenderal Soedirman atau yang dikenal sebagai Jalan Poros sudah pernah diberitakan Lendoot.com. Hanya saja, pihak kepolisian, khususnya Satlantas Karimun belum juga memberikan tanggapannya.

Berbahayanya aksi-aksi balap liar pada ABG tersebut, bukan hanya berbahaya bagi ABG itu sendiri, melainkan juga membahayakan masyarakat pengguna jalan lainnya. (sjs)