Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Warga Malaysia Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Warga Negara Malaysia yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar hotel di Karimun, tadi pagi. (ft satreskrimporleskarimun)

Warga Negara Malaysia yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar hotel di Karimun, tadi pagi. (ft satreskrimporleskarimun)

Karimun, Lendoot.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia berinisial B (71), ditemukan meninggal dunia di kamar salah satu hotel di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Korban ditemukan di sebuah kamar hotel, Sabtu (19/10/2024) dinihari, atau sekitar pukul 01.10 WIB. Di kamar tersebut, polisi mengatakan menemukan berbagai jenis obat di TKP.

“Diduga korban meninggal karena sakit asam lambung. Di kamar korban ditemukan obat-obatan yang diperuntukan untuk GERD (asam lambung),” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun Iptu Evan Caisar Ibrahim.

Korban dikabarkan bersama tiga temannya, berinisial M (71), T (78) dan R (66), dari Malaysia tiba ke Karimun, pada Jumat (18/10/2024) pukul 13.00 WIB. Tujuannya ke Karimun untuk berlibur.

Selanjutnya pukul 14.00 WIB, korban bersama tiga temannya check in di salah satu hotel yang berada di tengah kota Tanjungbalai Karimun. Mereka mengambil dua kamar.

Setengah jam kemudian, korban menghubungi keluarga angkatnya, inisial RY (47) warga Karimun, untuk datang ke hotel. Kemudian mereka bersama-sama berada di dalam kamar hotel.

Setelah selesai duduk-duduk menikmat kopi, sore hari hingga menjelang malam, korban bersama rekan-rekannya kembali ke kamar hotel. Saat memasuki kamar hotel, korban mengeluh sakit pada bagian dada dan perut.

Kondisinya yang semakin memburuk, pukul 18.30 WIB, korban dibawa ke RSUD Muhammad Sani menggunakan mobil Maxim yang dipesan pihak hotel.

Setibanya di RSUD Muhammad Sani Karimun, korban langsung dilakukan penanganan medis oleh dokkter siaga IGD. Hasil pemeriksaan, tekanan darah korban rendah dan terdapat gangguan pada lambungnya.

Setelah mendapat suntikan, hasil pengecakan dokter, kesehatan korban sudah membaik dan diperbolehkan pulang untuk beristirahat.

“Setelah makan dan minum obat, korban tidur. Sekitar pukul 00.30 WIB korban kembali mengeluhkan rasa sakit, dan dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 01.15 WIB,” pungkas Evan. (msa)

Exit mobile version