Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Yan Fitri Halimansyah beserta Rombongan dan jajaran Polres Karimun menjenguk balita tersebut yang baru dirujuk di RSUD M. Sani, Selasa (13/11/2018) sore. (riandi)
Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Yan Fitri Halimansyah beserta Rombongan dan jajaran Polres Karimun menjenguk balita tersebut yang baru dirujuk di RSUD M. Sani, Selasa (13/11/2018) sore. (riandi)

Karimun, Lendoot.com – Prihatin melihat kondisi balita berusia 4 tahun menderita tumor ganas dibagian mulut, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Yan Fitri Halimansyah beserta Rombongan dan jajaran Polres Karimun menjenguk balita tersebut yang baru dirujuk di RSUD M. Sani, Selasa (13/11/2018) sore.

Aldi (4 tahun), adalah balita warga RT 03 RW 01, Desa Sugi Kecamatan Moro Karimun. Aldi sedang berjuang melawan penyakit tumor ganas yang menyerang mulutnya sejak sebulan terakhir.

Sesampainya di RSUD M Sani, anak ke-5 dari pasangan Azri dan Yusmiati ini tampak terbaring dan menangis menahan rasa sakit yang dideritanya.

Balita tersebut menderita penyakit tumor ganas ini sejak sebulan terakhir. Namun dikarenakan terbentur dengan ekonomi, Aldi tidak kunjung dibawa berobat. Alasan biaya membuat tumor tersebut cepat berkembang dan menggerogoti mulutnya.

“Sangat kasihan kita melihat kondisinya.  Disini kita melihat dan berniat membantu beban orang tuanya,” katanya nada prihatin.

Usai melakukan kunjungannya, Wakapolda melakukan koordinasi bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi. Dalam kesempatan itu, diputuskan untuk segera merujuk balita tersebut berobat ke RSUD Pekanbaru guna dilakukan perawatan lebih intensif.

Sementara itu, Ibu kandung Aldi, Yusmiati menjelaskan penyakit tersebut terlihat sejak mata Aldi mengalami perubahan dan kerap berair.

“Awalnya kami melihat kok mata Aldi berubah dan ber air. Kemudian waktu berjalan sekitar sebulan, timbul tumor yang sangat cepat berkembang dibagian mulutnya,” jelasnya.

Saat ini Orangtua Aldi tampak pasrah melihat kondisi anaknya dan sangat membutuhkan ukuran tangan para dermawan untuk dapat menambah biaya perobatan anaknya.

Diketahui ayah Aldi hanya bekerja sebagai nelayan dan sang ibu bekerja di kedai kopi yang hanya mampu buat kebutuhan makan sehari-hari.

Dalam Kunkernya tersebut, Wakapolda juga melakukan asistensi kesiapan serta ingin mengetahui langkah-langkah dari Polres Karimun dalam Operasi Mantap Brata seligi 2018.

Dalam arahannya, orang nomor dua di Polda Kepri mengatakan, Polres Karimun dapat melakukan peningkatan kinerja sehingga kondisi Kabupaten Karimun tetap damai dan sejuk, terutama di masa Pemilu tahun 2019 mendatang.

“Kita juga memberikan arahan-arahan teknis untuk menjadi perhatian bagi Polres Karimun. Kedepan kita akan evaluasi kembali saat sudah mendekati  masa pemilihan. Polda nanti juga akan mengirimkan bantuan personel di Polres-polres jajaran kita,” ujarnya.

Pantauan Lendoot.com, sesampainya di Mako Polres Karimun, Jenderal bintang satu itu langsung melakukan pemeriksaan personel, kendaraan patroli, ruangan, peralatan serta kelengkapan yang ada di Polres Karimun.

Namun pada saat pengecekan ada beberapa personel Polres Karimun gugup saat ditanya terkait hal-hal yang berkaitan dengan kendaraan dinas mereka.

“Untuk sejauh ini kesiapan Polres Karimun cukup baik namun ada beberapa hal saja terkait orang-perorangan yang cukup lucu. Beberapa Satuan Patwal tidak mengenal kendaraan mereka, itu hal kecil namun sebenarnya prinsip. Kebetulan mereka tidak menguasai pernak-pernik kendaraan bermotor mereka,” tuturnya. (riandi)