Tanjungpinang, Lendoot.com –  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)  akhirnya menerbitkan Surat Keputusan (SK) Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)  Kepri terpilih,  Drs H Gani Lasa MM MH, untuk masa khidmat 2017-2022.

Pasca keluarnya Surat  PBNU Nomor 197/A.II.04/11/2017 tentang Pengesahan PWNU Kepulauan Riau masa khidmat 2017-2022 itu,  H Gani Lasa berjanji akan memfokuskan kerja lima tahun ke depannya  pada  agenda sosial kemasyarakatan di seluruh wilayah  Provinsi Kepri.

“Saya akan terus berbuat untuk  menjaga dan mengawal Ideologi NU yakni, Ahlus Sunah Wal Jamaah (Aswaja) dan akan terus bersemangat memerangi radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam karena para pelakunya justru mencoreng wajah Islam itu  sendiri,” ungkap H Gani Lasa seperti rilis yang dikirimnya ke Kepri Media Group (KMG),  Kamis (7/12/2017).

H Gani mengatakan,  Islam moderat, Islam Nusantara, Islam yang ramah yang selama ini dipraktekkan umat Islam Indonesia itulah wajah Islam yang sebenarnya. Apa lagi ini daerah melayu yang kental dengan ajaran NU dan secara kultural orang Melayu adalah NU seperti mengadakan Maulid Nabi, Tahlil, atau membaca Doa Qunut.

“Kedepan PWNU Kepri insya Allah akan mengadakan pelantikan, diharapkan kepada seluruh Pengurus PCNU Se-Provinsi Kepulauan Riau dan masyarakat untuk hadir dan insya akan hadir dalam pelantikan tersebut Ketua Umum PBNU Prof Dr  KH Said Aqil Siradj,” pungkas H Gani.

Dikatakan H Gani kegiatan tersebut,  tujuan sama yaitu ingin membangun Islam yang berbudaya dan berkemajuan, tetapi cara yang ditempuh berbeda. Sebab ditubuh NU tetap mempertahankan tradisi nusantara, tak pernah meremehkan atau meminggirkan budaya.

H Gani mengatakan,  mengenai sinergi akan dilakukan seperti yang ada selama ini yakni selalu mendukung pemerintah. Sehingga tujuan bersama tersebut akan tercapai. Ia mengajak untuk saling membangun toleransi antar umat beragama,  serta menjungbtinggi perbedaan etnis,  agama,  suku,  budaya.  Karena itu merupakan pilar bangsa.

“Kita harus ingat keberadaan kita ini sangat beragam maka harus ada kesepakatan, maka junjung tinggi kebinekaan,” tandasnya.

Sementara Sekretaris PWNU Kepri,  Drs. Wahono menghimbau Kepada pengurus PWNU dan PCNU se-Kepri,  agar sebaiknya dapat membentengi diri dari pengaruh-pengaruh aliran radikal yang datang dari luar. Bila tanpa disadari, perlahan-lahan aliran radikal menyusup di dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, alangkah baiknya agar di perkuat benteng diri masing-masing.

“Pentingnya wawasan ke-NUan sangat membantu dalam memperkokoh benteng diri. Semoga NU semakin baik dan tambah maju. Khususnya untuk para pemuda NU, jangan kalah intelektualitas dengan pemuda-pemuda yang lain. Semoga kualitas NU ke depan semakin meningkat, baik dari segi agama maupun pendidikan umum,” ungkap  Sekretaris PWNU Kepri, Drs. Wahono. (*/kmg/rilis)