Bangunan liar masih berdiri di Tanjung Uma Batam usai digusur Pemko Batam beberapa waktu lalu. (rll)
Bangunan liar masih berdiri di Tanjung Uma Batam usai digusur Pemko Batam beberapa waktu lalu. (rll)

Batam, Lendoot.com –  Meski sudah dilarang dan digusur oleh Pemko Batam, beberapa waktu lalu, namun sejumlah warga di Tanjung Uma Batam, Provinsi Kepri ini tetap nekat membangun rumah liar (ruli).

Malah sebagian warga masih tampak berjualan di pinggir jalan seperti biasanya. Pantauan Lendoot.com Selasa, (4/4/2017) siang tadi, rumah yang baru digusur beberapa bulan lalu itu, sudah dibangun kembali oleh para penghuninya yang lama.

“Iya bang, kami sengaja bangun kembali karena belum ada uang untuk bangun rumah di kavling yang sudah disediakan,” ujar Yuli salah satu warga yang kembali tinggal di kawasan itu kepada Lendoot.com, siang tadi.

Selain tak ada uang, Yuli mengaku relokasi yang baru dinilainya terlalu jauh dengan tempatnya bekerja. “Kalau disuruh bangun rumah di kawasan Punggur, kejauhan bang. Tempat kerja saya di dekat sini,” lanjutnya lagi.

Sebagian warga yang menghuni di wilayah tersebut mengaku kebingungan mencari tempat tinggal yang layak. (rll)