Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Upacara Hari Lahir Pancasila, Pj Wako Andri Ajak Masyarakat Bumikan Nilai Pancasila

Pj Wako Andri Rizal saat menjadi inspektur upacara Hari Lahir Pancasila. pagi tadi. (ft fjamr)

Pj Wako Andri Rizal saat menjadi inspektur upacara Hari Lahir Pancasila. pagi tadi. (ft fjamr)

Tanjungpinang, Lendoot.com –  Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Pemkoa Tanjungpinang digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Lantai 3 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Sabtu (1/6/2024), berlangsung khidmat.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal usai membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menyiratkan ajakan kepada masyarakat Tanjungpinang khususnya untuk membumikan Pancasila. 

Semua masyarakat Indonesia memperingati hari lahir pancasila dimana Bung Karno, sebagai proklamator kemerdekaan, bapak pendiri bangsa, pertama kali memperkenalkan pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).

“Peringatan hari lahir pancasila 2024 ini mengambil tema ‘Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045’ dengan makna bahwa pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat,” sebut Andri.

Dalam momentum yang sangat bersejarah itu, Andri mengajak untuk bahu-membahu membumikan nilai-nilai pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sebagai meja statis, pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar.

Sedangkan sebagai leitstar dinamis, pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.

Pancasila harus senantiasa dijiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia.

Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia. (ft fjamr)

Exit mobile version