Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Turun dari Tahun Lalu, BNN Karimun Rehabilitasi 15 Penyalahguna Narkoba pada 2024

Ketua BNNK Karimun, Jamaluddin Syarif bersama jajarannya, kemarin. (ft msaimi)

Ketua BNNK Karimun, Jamaluddin Syarif bersama jajarannya, kemarin. (ft msaimi)

Karimun – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri merehabilitasi 15 orang pecandu atau penyalahguna narkoba sepanjang 2024.

Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 23 orang terdiri 18 laki-laki dan 5 perempuan.

Pada tahun 2023 pecandu atau penyalahguna narkoba yang direhabilitasi dari berbagai golongan, ada pegawai, honorer, nelayan, pelajar, mahasiswa dan buruh.

“15 orang yang direhabilitasi terdiri 12 laki-laki dan 3 perempuan, ada pelajar dan swasta. Untuk usianya 17-41 tahun,” ujar Kepala BNN Kabupaten Karimun, Jamalauddin Syarief Nur di kantornya, Selasa (24/12/2024) siang.

Hal itu disampaikannya saat memimpin press release capaian kinerja BNN Karimun sepanjang tahun 2024.

Jamalauddin mengatakan, layanan pasca rehabilitasi BNN Karimun baik melalui klinik Pratama maupun Loka rehabilitasi Batam yang telah selesai melalui tahap assessment pada tahun 2024 terealisasi 100 persen. “Targetnya 25 orang atau tercapai 100 persen,” tuturnya.

Sambung Jamalauddin, dalam penguatan kolaborasi P4GN, sepanjang tahun 2024 BNN Karimun telah menandatangani 9 dokumen kerja sama baik instansi pemerintah, lingkungan pendidikan, dan komponen masyarakat.

“Dokumen kerjasama ini bertujuan sebagai landasan hukum operasional pelaksanaan berbagai inisiatif P4GN yang terorganisir dan terarah,” ucapnya.

Lalu, pihaknya juga telah membentuk tiga desa dan kelurahan bersih dari narkoba (bersinar), yakni Desa Sawang Laut, Desa Tanjung Berlian Barat dan Kelurahan Sungai Pasir.

“Pembentukan ini didasari dengan terbitnya Keputusan Bupati Karimun No 611 tahun 2024 tentang penetapan desa bersih narkoba,” jelas Jamalauddin.

Selain itu lanjutnya, BNN Karimun juga telah membentuk 60 pegiat P4GN melalui berbagai program seperti workshop, konsolidasi, asistensi, pemberdayaan melalui tes urine dan bimtek.

Masing-masing meliputi 30 orang di lingkungan pendidikan dan 30 orang di lingkungan masyarakat Kabupaten Karimun.

 “Ini meliputi sasaran pada instansi pemerintah, lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat telah terbentuk 60 pegiat P4GN tahun 2024,” katanya.

Ia menyebutkan, upaya sosialisasi pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba juga dilakukan melalui 86 kegiatan sepanjang tahun 2024 dengan jumlah sebaran mencapai 12.123 orang.

“Dalam hal ini BNN Karimun telah menyelesaikan program pencegahan dan pengukuran capaian output berupa indeks ketahanan keluarga dan ketahanan diri remaja yang saat ini hasil capaiannya masih dalam proses di pusat,” pungkasnya. (msa)

Exit mobile version