Karimun, Lendoot.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 tahun 2022 di Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun resmi berakhir. Secara keseluruhan, sasaran fisik dan non fisik telah rampung dikerjakan.
Sejak dimulai pada 26 Juli 2022 lalu, pengerjaan program- program TMMD terus dilakukan dengan kerjasama TNI dan Masyarakat. Dari gotong royong tersebut, seluruh program selesai tepat waktu.
TMMD ke-114 resmi ditutup Danrem 033/WB Brigjen TNI Yudi Yulistyanto di Desa Selat Mendaun Kecamatan Selat Gelam. Turut hadir dalam penutupan itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, Danlanal Karimun dan Jajaran FKPD, tokoh masyarakat serta agama di Karimun.
Dalam amanatnya, Brigjend TNI Yudi, mengatakan, keberhasilan pelaksanaan TMMD kali ini menjadi wujud kerja sama yang baik antar pihak yang terlibat.
“TMMD adalah gambaran kecil dari seluruh kegiatan kita, tidak ada satu unit atau bagian yang bisa mengklaim bahwa sendiri bisa menyelesaikan ini. Jadi perlu kerjasama,” kata Danrem.
Ia mengatakan, TMMD memiliki peran dan fungsi dalam membantu program Pemerintah Daerah, terutama dalam hal pemerataan pembangunan di daerah- daerah terpencil.
Harapannya, keberadaan TMMD ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita membantu mengakselerasi program pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi. Selama berlangsungnya TMMD ini manfaatnya sudah banyak dirasakan masyarakat,” katanya.
Melalui program TMMD ini, ia menekankan agar masyarakat dapat berperan dalam menjaga serta memelihara infrastruktur yang telah dibangun.
“Saya sampaikan lima atensi ini agar dijalankan, pelihara semangat kebersamaan dan jangan mudah terhasut, pelihara semangat gotong royong, pelihara hasil program TMMD, Dansatgas lakukan evaluasi secara menyeluruh untuk bahan perbaikan, kepada yang tergabung satgas TMMD agar kembali ke satuan masing-masing,” katanya.
Pelaksanaan TMMD kali ini meliputi sasaran fisik berupa semenisasi pelabuhan selat Mendaun 130×6 meter, rehab 6 unit rumah, dam pembangunan jamban.
Selain pencapaian sasaran fisik juga terdapat sasaran nonfisik berupa wawasan kebangsaan, penyuluhan narkoba, bahaya radikalisme, kebakaran lahan, dan penyuluhan pangan. (rko)

