Dalam Islam, impian adalah sebuah harapan dan cita-cita (obsesi) dalam Bahasa Arab disebut dengan thumuhat.
Setiap manusia ingin memiliki mimpi yang ingin dicapai. Mereka inilah yang kerap disebut sebagai para pemimpi atau dreamers dalam Bahasa Inggris.
Cara mencapainya harus dengan cita-cita dan usaha yang kuat, karena impian itu tidak semudah membalikkan tangan, penuh perjuangan dan pengorbanan untuk mencapai tujuan dengan kekuatan.
Dikutip dari istiqlal.or.id, impian itu dapat dicapai melalui tiga cara:
Pertama, hidup itu harus berubah.
Islam mengajarkan, mengisi kehidupan dengan beriman dan beramal saleh.
Berubah dari awalnya yang tidak mau sholat menjadi ahli sholat, yang tadinya sudah sholat menjadi ahli sujud (shalatnya dilamakan).
Perubahan dalam Islam bukan berubah gaya kehidupan atau materi, tetapi berubah dari yang jelek menjadi bagus (minazhulumati ilan nuur).
Kedua, kesuksesan diraih dengan usaha.
Sukses tidaknya kita tergantung dari usaha yang dilakukan, biasanya orang yang sukses itu mengawalinya dari usaha yang serius, tidak putus asa, setelah jatuh bangkit kembali.
Ketiga, memiliki impian.
Orang miskin ingin kaya, orang bodoh ingin pintar, orang malas ingin rajin, orang jelek ingin cakep. Orientasi perubahan hanya sekedar fisik saja, dan perlu diingat impian yang ingin dicapai dalam Islam adalah kehidupan di dunia baik dan di akhirat baik (fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah). Semoga bermanfaat. (*/msa)

