Suasana peringatan hari guru, beberapa waktu lalu. (dok lendoot)
Ilustrasi guru, Suasana peringatan hari guru, beberapa waktu lalu. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Ribuan guru honorer sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) atua SMA sederajat di Provinsi Kepri tak kunjung terima gaji. Selama tiga bulan ini tidak bergaji karena alas an terlambatnya pengurusan perpanjangan kontrak kerja mereka.

Hal seperti perlu evaluasi secara serius oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Ini diungkapkan Sekretaris Komisi IV DPRD Kepri, Jusrizal terkait desakannya agar dinas terkait mau melakukan revisi sistem kontrak yang dilakukan.

“Harusnya tahun lalu itu sudah dievaluasi dan tidak lagi terjadi, tapi malah diulang lagi, kasihan ribuan guru honorer yang haknya tertahan atas aturan yang lambat diantisipasi. Sekarang ini sudah tiga bulan mereka tidak gajian,” jelas Jusrizal seperti dikutip dari Kepri Media Group (KMG), Minggu (10/3/2019).

Dia menyebutkan, hingga saat ini proses perpanjangan kontrak guru honorer dilakukan pada awal tahun, sehingga berdampak pada telatnya gaji yang diterima.

Kata Justrizal lagi, seharusnya pembahasan dan perpanjangan kontrak sudah dilakukan di akhir tahun, sehingga awal tahun atau per Januari gaji para guru honorer bisa dicairkan dan tidak terjadi keterlambatan.

“Aturan ini yang harus dirubah, selama ini kontraknya diperpanjang awal tahun, jadi Disdik harus merubah perpanjangan kontrak dilakukan akhir tahun,” pintanya.

Politisi asal Karimun ini juga berharap agar Pemprov Kepri serius menangani persoalan tersebut, agar tidak kembali terjadi pada tahun-tahun berikutnya. (*/KMG)