Karimun, Lendoot.com – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun terancam terlambat dibayarkan.

Perihal itu disebabkan anggaran di kas daerah Pemkab Karimun hanya cukup untuk membayarkan gaji 13 dan tunjangan pegawai.

“Kemungkinan ditunda sampai awal Juni 2020. Anggaran yang ada sekarang ini cukup untuk salah satu yang dibayarkan antara gaji 13 dan tunjangan pegawai,” kata Bupati Karimun Kepri, Aunur Rafiq, Senin (11/5/2020).

Rafiq menyebutkan, pembayaran THR pegawai Pemkab Karimun nantinya akan menggunakan Dana Transfer dari Pemerintah Pusat yang biasanya akan masuk ke kas daerah pada akhir bulan.

“Lebaran diperkirakan jatuh pada tanggal 24 Mei 2020, sedangkan dana transfer pada 29 atau 30. Sehingga pembayaran baru dapat dilakukan usai lebaran atau sekitar tanggal 1 Juni,” katanya.

Sementara untuk pembayaran gaji, Rafiq memastikan tidak ada kendala. Begitu juga dengan THR bagi tenaga honor yang saat ini sedang berproses.

“Kita lihat uang masuk dulu lah dari pusat. Kalau uang masuk, kalau cukup semua kita bayarkan, kalau tidak antara gaji 13 dan TPP yang kita dulukan. Juni nanti baru bayar THR,” katanya.

Sedangkan untuk THR swasta atau perusahaan di Karimun, Ia memperkirakan tidak asa kendala dan tetap dibayarkan sesuai jadwal.

“Kalau swasta, perusahaan (THR) wajib,” kata Rafiq. (rk)