Warga dibantu kepolisian evakuasi jasad Balita yang ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus, Rabu (17/6/2020). (Foto : Lendoot.com /ist)

Karimun, Lendoot.com – Balita laki- laki berusia sekitar 3 tahun di Karimun ditemukan tidak bernyawa oleh seorang nelayan, Rabu (17/6/2020).

Balita tersebut diduga terseret arus saat bermain di parit sekitar Perumahan Mutiara Karimun (TMK) ketika hujan deras melanda kawasan itu.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono dikonfirmasi perihal itu membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, balita itu ditemukan seorang nelayan di sekitar aliran menuju arah laut tidak jauh dari kawasan perumahan.

“Iya benar kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada ditemukan jasad balita dalam kondisi tidak bernyawa. Jasad anak itu ditemukan di sekitar aliran menuju arah laut tidak jauh dari perumahan TMK,” kata Herie dikonfirmasi, Rabu (17/6/2020).

Lanjutnya, setelah mendapatkan laporan penemuan itu, pihaknya langsung melakukan penelusuran lebih lanjut. Hasilnya, didapati informasi terdapat satu keluarga yang kehilangan anak sejak pukul 08.30 Wib.

“Jadi balita yang ditemukan tidak bernyawa itu diduga kuat terseret arus ketika bermain hujan di depan rumahnya. Menurut keterangan saksi juga, ia melihat balita tersebut sedang main sendiri, mandi hujan,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, anak itu terseret arus dari selokan besar yang ada di kawasan perumahan tersebut. Diketahui juga, kondisi selokan tersebut saat hujan pagi tadi dalam keadaan meluap.

Saat ini, jasad balita laki- laki itu telah diserahkan pihak kepolisian langsung kepada pihak keluarga. Sementara hasil pemeriksaan tidak menunjukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Pihak keluarga langsung minta dibawa ke rumah. Dan tadi kita sudah langsung cek kondisi jasad balita itu, tidak ada ditemukan kekerasan, kemudian mulut korban sudah penuh buih,” katanya. (rk)