Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Berthi Mustika menunjukkan KTP ASli palsu Milik Omar Faruq
Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Berthi Mustika menunjukkan e-KTP ASli palsu Milik Omar Faruq (ian)

Karimun, Lendoot.com – Masih ingat dengan WNA Bangladesh, Omar Faruq yang ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun karena melakukan upaya penyelundupan lima warga Bangladesh ke Malaysia dan kepemilikan e-KTP Indonesia.

Ternyata Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dimiliki oleh warga Bangladesh tersebut aspal (asli palsu). Hal tersebut diketahui setelah petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap e-KTP tersebut. Setelah diteliti ternyata e-KTP itu merupakan milik orang lain yang ditimpa menggunakan data dan foto Omar.

“Kita ketahui setelah memeriksanya. Ternyata KTP ini aspal. Kita tidak mengetahui pemilik aslinya,” kata Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Berthi Mustika, Kamis (9/3/2017).

Berthi menjelaskan pihaknya tidak berwenang untuk mengusut masalah e-KTP. Namun saat ini kasus Omar telah dilaporkan ke Kanwil Imigrasi untuk dikoordinasikan ke Polda Kepri. Berthi menyebut apabila kepolisian menganggap kasus ini efektif maka akan ditindak lanjuti oleh Polresta Barelang, Batam.

“Karena lokasi dan waktu kejadian di Batam yang proses Polresta Barelang. Kalau dianggap efektif oleh Polda maka akan dilanjutkan. Kalau dianggap tidak efektif maka bisa kita langsung deportasi dan di blacklist,” ucapnya.

Sementara untuk kelima warga negara Bangladesh yang menjadi korban, Berthi menjelaskan bahwa pihaknya sudah memulangkan ke negaranya pada 23 Februari lewat Jakarta.

“Kelima korban telah dikembalikan pada 23 Februari kemarin lewat Jakarta,” ujar Berthi. (Ian)

Baca Juga: